Polres Cirebon Bekali Relawan Lalu Lintas dengan PPGD

- Redaksi

Jumat, 6 September 2019 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN- Cirebon– Ratusan juru parkir sepanjan jalur pantura Kabupaten Cirebon (Arjawinangun – Losari) mendapat pembekalan mengenai Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPDG) dan klaim asuransi kecelakaan.

Selain pembinaan, Polres Cirebon bersama Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) juga memberikan rompi keamanan. Profesi juru parkir atau relawan lalu lintas yang sehari-hari di jalan raya dapat menjadi perpanjangan tangan petugas.

Penanganan terhadap korban dibutuhkan tindakan cepat dan tepat, disinilah peran para juru parkir sangat dominan sementara menunggu petugas tiba di lokasi.

Baca Juga :  Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lemahabang Bantah Lakukan Pungli

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengatakan, jika terjadi kecelakaan lalu lintas kemungkinan besar juru parkir adalah orang terdekat dengan korban, oleh karena itu pihaknya memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang pertolongan pertama gawat darurat.

“Pertolongan pertama pada korban kecelakaan sangat menentukan kondisi korban selanjutnya. Jika ditangani dengan gegabah maka akibatnya sangat fatal,” katanya, pada Jumat (6/9/2019).

Baca Juga :  Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak

Untuk melengkapi administrasi terhadap korban kecelakaan, juru parkir juga dibekali dengan pemahaman klaim asuransi kecelakaan. “Supaya memahami penyampaian syarat dan ketentuan pembiayaan yang ditanggung oleh Jasa Raharja dalam kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya meminta kepada juru parkir agar tidak menarik tarif di atas ketentuan apalagi dengan cara memaksa. “Kami minta juru parkir yang ada di u-turn sepanjang jalur pantura, tidak meminta tarif jasa parkir secara paksa,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri Bifhex Indonesia 2022 Plt Ketua TP PKK Apresiasi Produk UP2K Kota Bekasi

Pihaknya optimis, jika edukasi ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, dan menjaga keamanan.

“Kami mengantisipasi aksi gangguan keamanan, oleh karena itu sebanyak 144 juru parkir ini kami bija dan berdayakan,” pungkasnya. 

(gie/rjn)

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami