Pilgub Jabar : Dedi Mulyadi Sodorkan Program Integritas

- Redaksi

Kamis, 29 Agustus 2024 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi dan Erwaan saat daftar maju Pilgub Jabar 2024 (Foto: ANTARA/Ricky Prayoga).

i

Dedi Mulyadi dan Erwaan saat daftar maju Pilgub Jabar 2024 (Foto: ANTARA/Ricky Prayoga).

Bandung – Dedi Mulyadi kembali mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Jawa Barat 2024. Didampingi oleh Erwan Setiawan, ia membawa sejumlah program untuk membebaskan Jawa Barat dari segudang permasalahan.

Kepada detikJabar, ia menceritakan berbagai masalah di Provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia ini, salah satunya ialah kekurangan air bersih. Musim kemarau ini memang memperparah terjadinya kekeringan di Jawa Barat. Tapi kata Dedi, hampir seluruh daerah di Jabar sebetulnya sudah merasakan minimnya pasokan air bersih.

“Hampir semua daerah merata kekurangan air bersih. Di daerah yang dataran kering juga kurang air bersih, pantai kurang air bersih, bahkan daerah gunung juga sama padahal harusnya berlimpah. Masalahnya akses teknologinya tidak berjalan dengan baik,” kata Dedi, Kamis (29/8/2024).

Dedi yang mengaku hobi keliling daerah mengendarai motor itu, kerap bertemu dengan masyarakat yang mengeluhkan masalah air bersih. Fakta yang ditemukan Dedi dari 2.000 desa yang telah dikunjunginya, wilayah gunung pun kurang air bersih dan butuh akses yang sesuai.

Solusinya, menurut Dedi ialah infrastruktur air bersih yang ia akui memang butuh biaya besar. Tapi, Dedi bilang tak mau kehilangan akal. Katanya, ada banyak cara untuk mewujudkan tujuan yang baik demi masyarakat.

Ya infrastruktur air bersih dibenahi. Ya biaya itu gini, kalau hanya satu lembaga yang menangani menjadi besar, tetapi kalau terintegrasi provinsi, kabupaten, dan desa itu menjadi satu kesatuan program ya menjadi kecil gitu loh,” ucapnya.

“Saya dulu ketika jadi Bupati (Purwakarta), itu air bersih menjadi salah satu fokus program yang saya jalani. Kalau yang di Kota ya karena ada perusahaan daerah air minum, investasi infrastruktur untuk jaringan air bersih zaman saya relatif besar,” sambungnya.

Baca Juga :  Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Kunker ke Pemrov Jabar, Ini Yang Dibahas

Dedi juga bercerita bahwa ada sejumlah daerahnya saat menjabat sebagai Bupati. Ada yang tidak terjangkau oleh jaringan pipa air minum PDAM karena masih ada keterbasan teknologi geolistrik di berbagai tempat.

“Segala cara bisa. Kalau saya kan dari dulu kalau sudah punya tujuan begitu, terus kemudian sampai saya membeli sumber-sumber air bersih di pegunungan. Jadi Pemda membeli sumber-sumber air bersih pegunungan, dipasangin pipa, kemudian disalurkan ke desa-desa, jadilah itu unit layanan air bersih yang dikelola oleh Desa,” cerita Dedi.

Dari program air bersih ini, satu yang ia sorot adalah pentingnya intergrasi data. Menurutnya, di Jawa Barat masih banyak permasalahan yang belum terpetakan dengan baik karena pendataan belum saling berkesinambungan.

Baca Juga :  Pengurus DPD/DPC Partai Nasdem Jalin Silaturahmi

Intergrasi data ini juga berpengaruh pada permasalahan lainnya, yakni rutilahu. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat angka rumah layak huni di Tanah Sunda pada tahun 2023 yakni hanya sebesar 54,17%.

“Masalah rutilahu ini ada di data yang tidak valid. Nah itu tadi, integrasi itu yang penting. Sehingga nanti itu RT memiliki peran penting. Jadi nanti kalau misalnya di sebuah desa ada problem, itu nyalahinnya nggak usah kemana-mana, tinggal ke RT-nya. Karena yang nanti diberikan tugas untuk melakukan pendataan secara komprehensif RT-RW,” ujar Dedi. (*)

Sumber Berita: detikjabar

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kia Gelar Mall Exhibition Ramadhan 2026, All New Carens dan New Sonet Hadir di Bandung & Jakarta
Adira Expo Berkah Ramadan 2026 Hadir di Bandung, Tawarkan Promo Kredit dan Program Umrah
Jelang Lebaran, Adira Finance Bidik 300 Unit di Jabar
FOX LITE Hotel Majalaya Hadirkan Iftar Ramadhan 2026 Bertema Taste of Journey
Wall’s Gandeng Kartika Sari Luncurkan Es Krim Brownies Edisi Terbatas
Gol Gancang Beckham Ngahantarkeun Persib Jadi Juara Paruh Musim
APBD 2026 Ditekan Lebih Ketat: Tri Adhianto Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Belanja Tak Perlu
Dari Kritik Publik hingga Layanan Digital, Bekasi Pertahankan Predikat Kabupaten Informatif

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:40 WIB

Kia Gelar Mall Exhibition Ramadhan 2026, All New Carens dan New Sonet Hadir di Bandung & Jakarta

Senin, 23 Februari 2026 - 22:10 WIB

Adira Expo Berkah Ramadan 2026 Hadir di Bandung, Tawarkan Promo Kredit dan Program Umrah

Senin, 23 Februari 2026 - 19:32 WIB

Jelang Lebaran, Adira Finance Bidik 300 Unit di Jabar

Senin, 9 Februari 2026 - 14:21 WIB

FOX LITE Hotel Majalaya Hadirkan Iftar Ramadhan 2026 Bertema Taste of Journey

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:20 WIB

Wall’s Gandeng Kartika Sari Luncurkan Es Krim Brownies Edisi Terbatas

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !