Petani Garam di Pantura Mengalami Penurunan Sepanjang 2016

- Redaksi

Selasa, 25 Juli 2017 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kasi Pembinaan Kelembagan dan SDM KP Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislakan) Kabupaten Cirebon, Rahmat Arifudin mengatakan, tahun 2016 jumlah produksi garam hanya 1000 ton atau 0,24 persen dari luas lahan garam 3.500 hektare. Hal itu menandakan kelangkaan garam di Pantura disinyalir terjadi sejak tahun 2016 lalu.

Normalnya, petani garam menghasilkan 80-120 ton per hektare per musim. Namun, faktor cuaca yang tak mendukung pada tahun 2016 lalu membuat banyak petani garam yang gagal panen.

Baca Juga :  Launching Produk Terbaru, Hilo School Adakan Event Lomba Mewarnai

“Stok garam di penyimpanan juga sudah habis, dan stok tersebut hasil produksi tahun 2015 dan tambahan 2016. Habisnya sejak awal Januari 2017 lalu,” sebut Arif, Selasa (25/7/2017).

Dia mengaku, belum bisa melakukan intervensi harga menyusul adanya kelangkaan garam tersebut. Secara umum bulan Juli ini petani garam baru mulai produksi kembali. Namu demikian, persiapan produksi masih belum didukung 100 persen oleh cuaca.

“Masih persiapan, kadang air tuanya masih belum siap tapi yang jelas masih kelangkaan garam. Stok tahun 2015 sampai 2016 sudah habis. Jumlah stok terakhir belum saya cek lagi,” katanya.

Baca Juga :  ASN yang Tidak Bertanggung Jawab Terhadap Barang, Akan Terkena TGR

Arif rencana pemerintah melakukan impor garam merupakan solusi efektif. Meski potensi produksi garam besar, namun impor masih menjadi solusi jangka pendek dalam mengatasi kelangkaan garam. (Dee/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Jelang Satu Dekade Perjalanan
Harper Cikarang Hadirkan Promo Liburan Sekolah, Diskon Menginap hingga 30 Persen untuk Keluarga
Hantavirus Mulai Diwaspadai di Bekasi, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit
Diadora Perkuat Tren Sports Lifestyle Lewat Mono Store Pertama di Bekasi
Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:03 WIB

Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Jelang Satu Dekade Perjalanan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:25 WIB

Harper Cikarang Hadirkan Promo Liburan Sekolah, Diskon Menginap hingga 30 Persen untuk Keluarga

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:47 WIB

Hantavirus Mulai Diwaspadai di Bekasi, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:16 WIB

Diadora Perkuat Tren Sports Lifestyle Lewat Mono Store Pertama di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:13 WIB

Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta

Berita Terbaru