Pesatnya Pembangunan Kabupaten Cirebon, Keluarga Uha Masih Belum Tersentuh Listrik

- Redaksi

Kamis, 28 Desember 2017 - 08:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pesatnya pembangunan dan melimpahnya anggaran yang diterima Daerah Kabupaten Cirebon, serta mengalir derasnya Dana Desa dari pusat, ironisnya ternyata masih ada satu keluarga yang masih belum tersentuh penerangan pada saat malam hari.

Uha (47) bersama istri dan kedua anaknya, warga Blok C RW 03 Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon ini masih harus melalui malam tanpa lampu penerangan.

Saat ditemui bada Magrib hari Rabu (27/12), keluarga ini masih berada di luar rumah. Uha mengatakan tidak bisa menerima tamu di dalam rumah karena tidak ada penerangan listrik maupun lampu minyak.

“Maaf, bukannya tidak sopan menerima tamu di luar, namun kami tidak memiliki penerangan listrik atau lampu minyak,” ucapnya saat dikunjungi awak media.

Ditambahkan Uha, dirinya sudah bertahun-tahun sejak mulai menetapi rumah yang dibangun di atas tanah warisan istrinya ini, tidak mampu memasang listrik. Keadaan ini harus diterima oleh istri dan anak anaknya karena tidak mampu untuk membayar pemasangan listrik dari PLN.

Baca Juga :  Dinas SDABMBK Gerak Cepat Penanganan Jalan Amblas di Exit Tol Gabus
Hidup dalam gelap

“Sejak pindah dari desa tetangga dan membangun rumah ini, kami sekeluarga harus menerima keadaan jika malam tiba, hidup dalam gelapnya malam. Ini kami terima karena kami tidak mampu bayar pemasangan listrik PLN,” keluhnya.

Masih menurut Uha, luputnya perhatian baik dari desa maupun dari pemerintah kabupaten sudah merupakan nasib keluarganya. Dirinya tidak bisa berbuat banyak karena hanya buruh serabutan.

Baca Juga :  Lampu Merah Pabuaran Mati, Ini Kata Kasi Analisa Dampak Lalu Lintas

“Kami menerima keadaan ini. Kami tidak bisa berbuat banyak. Saya kerja serabutan jika ada yang menyuruh ya kami bersyukur bisa memberikan makan untuk Keluarga. Kami selalu bersyukur diberikan kesehatan,” tuturnya.

Sedangkan menurut istrinya, Aminah, sebetulnya pemerintah tidak buta karena keluarganya mendapatkan Kartu JKN/KIS. “Alhamdulillah sebenarnya pemerintah sudah ada perhatian dengan masuknya kami dalam program JKN/KIS, karena kami memang Keluarga tidak mampu. Tapi kami tidak sanggup membayar listrik,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Berita Terbaru