Penuhi Kebutuhan Masyarakat, UKM Cirebon Power Produksi Masker

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2020 - 10:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN,Cirebon – Mewabahnya virus korona (covid-19) di Indonesia, membuat sejumlah kebutuhan terkait kesehatan, menjadi sulit dicari. Salah satunya adalah masker.

Untuk memenuhi kebutuhan masker bagi masyarakat, UKM Klambi Cirebon, yabg merupakan UKM binaan Cirebon Power, berinisiatif untuk memproduksi masker.

“Sekarang, masker banyak yang butuh, tapi sulit didapatkan. Kalaupun ada, harganya mahal,” ujar Anida, Ketua UKM Klambi Cirebon, senin 30 Maret 2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, dirinya berinisiatif untuk membuat masker, bersama 12 anggota UKM lainnya. Awalnya, Anida mengaku pesimis maskernya tersebut bisa terjual.

Baca Juga :  Dapoer Mak Oetjih, Kuliner Home Industry yang Sudah Dikenal Hingga Jakarta

“Ternyata, baru promo sebentar saja, sudah ada yang mesan,” kata Anida.

Produksi awal masker yang dibuat oleh UKM ini, sudah terjual sebanyak tujuh lusin. Sedangkan saat ini, pihaknya sedang mengerjakan pesanan masker sebanyak 13 lusin.

Walaupun pembuatan masker ini baru berjalan selama tiga hari. Namun respon masyarakat cukup bagus.

“Sudah banyak yang pesan. Sekarang ada yang pesan 13 lusin,” kata Anida.

Ada dua jenis masker yang dijual. Yaitu masker  dengan lapisan Kain Kapas (sekali pakai) dan ada yang menggunakan kain (bisa dicuci)

Untuk harga masker yang sekali pakai, dihargai perbuahnya sebesar Rp 5ribu  namun setiap pembelian sepuluh buah, mendapatkan  bonus dua buah masker.

Baca Juga :  Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

“Kalau yang kain, harganya Rp 6ribu,” ujarnya.

Pembuatan Masker dilakukan di Outlet UKM Klambi Cirebon, yang berada Taman Cirebon, Jalan Cirebon – Tegal Desa Kanci Kulon, berdekatan dengan pembangkit Cirebon Power unit 1.

Yanuar Barlianto, Penanggungjawab UKM Klambi Cirebon menuturkan, bahwa produksi masker yang dilakukan oleh UKMnya itu, bukan hanya demi tujuan bisnis. Namun, karena pihaknya memang ingin memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Yanuar, Harga yang ditetapkanpun menurutnya, masih standar dan sama dengan harga jual standar di pasaran. Sehingga masih terjangkau.

Baca Juga :  Kunjungi Kabupaten Bekasi, Mendagri Minta Pemda Berinovasi Dalam Penanganan Covid-19

“Harganya standar. Apalagi sekarang, bahannya sangat sulit didapatkan dan harganya naik. Jadi harga segitu sudah standar,” katanya.

Yanuar mengungkapkan, sebenarnya UKM jahit binaan perusahaan  pembangkit listrik di Cirebon ini, bukan sedang tanpa orderan. Karena pihaknya saat ini, sedang menerima puluhan orderan wear pack dan juga seragam milik perusahaan-perusahaan.

Namun, karena melihat kebutuhan masyarakat akan masker sudah mendesak, sehingga pihaknya berinisiatif untuk memproduksi masker.

“Untuk saat ini, kita prioritaskan masker dulu. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terbaru