Pemkot Bekasi Tekan MOU Pembelajaran Tatap Muka 4 Sekolah Role Model

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2020 - 12:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Pemerintah Kota Bekasi melakukan penandatangan kesepakatan bersama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi dan Dewan Pendidikan Kota Bekasi tentang Role Mode Pembelajaran Adaptasi secara Tatap Muka pada satuan pendidikan dalam tatanan hidup baru masyarakat Produktif, Aman Covid-19 di Kota Bekasi, Senin, (27/7/2020) saat apel pagi aparatur di Plasa Pemkot Bekasi Jalan Ahmad Yani.

i

Pemerintah Kota Bekasi melakukan penandatangan kesepakatan bersama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi dan Dewan Pendidikan Kota Bekasi tentang Role Mode Pembelajaran Adaptasi secara Tatap Muka pada satuan pendidikan dalam tatanan hidup baru masyarakat Produktif, Aman Covid-19 di Kota Bekasi, Senin, (27/7/2020) saat apel pagi aparatur di Plasa Pemkot Bekasi Jalan Ahmad Yani.

RJN, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi melakukan penandatangan kesepakatan bersama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi dan Dewan Pendidikan Kota Bekasi tentang Role Mode Pembelajaran Adaptasi secara Tatap Muka pada satuan pendidikan dalam tatanan hidup baru masyarakat Produktif, Aman Covid-19 di Kota Bekasi, Senin, (27/7/2020) saat apel pagi aparatur di Plasa Pemkot Bekasi Jalan Ahmad Yani.

Hadir dalam penandatanganan MOU tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi Dr Tri Adhianto, Kamenag Kota Bekasi H Mujani, Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzi. Kegiatan ini juga disaksikan Dandim 0507 Kota Bekasi Letkol Arm Iwan Aprianto, Perangkat Daerah terkait, serta pihak sekolah yang ditetapkan menjadi sekolah role model.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan melalui penandatangan kesepakatan bersama menekankan kaitan mengenai pembelajaran tata muka tentu dengan mengedepankan protokol Covid-19 dan dilaksanakan dengan tanggung jawab.

“Pembelajaran model tatap muka merupakan langkah adaptasi bidang pendidikan dan kesempatan kepada sekolah yang ditunjuk yang disepakati,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Senin, (27/7/2020).

Ia pun menyatakan program pembelajaran secara daring dari laporan yang ia terima masih memiliki kendala diantaranya kemampuan orang tua mendampingi anak menyesuaikan sesuai kurikulum pembelajaran. Untuk itu, Orang tua dituntut harus bisa menyesuaikan kapasitas intelektual dan pemahaman pembelajaran.

Disamping itu keterbatasan masing-masing keluarga dari sarana perangkat dan kemampuan membeli kuota data. Walaupun salah satu aplikasi di Kelurahan Jati Rahayu Kecamatan Pondok Melati pada satu kesempatan menyediakan fasilitas WiFi kantornya untuk dimanfaatkan warga belajar secara daring.

Baca Juga :  Partsipasi Aparatur Pemerintah Kota Bekasi dalam Giat Donor Darah

“Kemampuan pemerintah menyiapkan WiFi masih terbatas. Kelurahan Jati Rahayu menyiapkan kantor lurah untuk pembelajaran bersama. WiFi yang ada satu tolak ukur dibuka seluasnya fasilitasi warga yang kesulitan dan untuk kuota juga menjadi persoalan,” kata Tri.

Pemerintah Kota Bekasi telah menetapkan 4 sekolah menjadi role model yakni SMPN 02, Al-Azhar, Victory dan SDN 06 Pekayon Jaya. Keempat sekolah ini telah melakukan simulasi dan penetapan sosialisasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi menyampaikan MOU role model sekolah harus berpegang kepada SKB 4 Menteri terutama kaitan menyiapkan perangkat pendukung penerapan protokol kesehatan.

“Kita sudah tandatangani MOU tentang sekolah role model. Kita berharap kepada yang ditetapkan ini harus berpegang SKB 4 Menteri dan utamanya menyiapkan perangkat protokol kesehatan,” kata Ali.

Tidak kalah pentingnya lanjut Ali, bahwa sekolah role model harus memastikan protokol kesehatan telah dipenuhi sekolah role model ini dan mensosialisasikan kepada orang tua sehingga tidak ada kekhawatiran untuk mempercayakan pembelajaran anak murid kepada pihak sekolah role model.

“Penyataan orang tua kesiapan putra putrinya untuk sekolah tatap muka. Protokol harus dipenuhi sekolah role model dan menjadi contoh model buat sekolah lain sehingga rasa was-was kepada sekolah sedikit berkurang sepanjang mengikuti protokol kesehatan,” ungkap Ali.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin
Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel
Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati

Berita Terbaru