oleh

Optimalkan Bank Sampah, Warga Pondokgede sebagai Kerajian Tangan

RJN, Bekasi – Kecamatan Pondokgede semakin memaksimalkan fungsi bank sampah. Hal itu dilakukan untuk menangani permasalahan sampah masyarakat.

Selain itu, dengan adanya Bank Sampah sangat efektif menekan produksi sampah, supaya sampah yang dihasilkan dari setiap rumah tangga bisa termanfaatkan dan bernilai ekonomis.

Demikian diutarakan Camat Pondokgede, Karya Sukmajaya saat kunjungi Bank Sampah Griya Asri Makmur Mandiri yang terletak di RW 023 Perumahan Griya Asri Taman Mini, Kelurahan Jatimakmur, Sabtu (21/8/2019). Karya juga sangat mengapresiasi warga RW 023 Perumahan Griya Asri Taman Mini karena sangat tinggi kepedulian terhadap lingkungan.

Karya mengatakan, Bank Sampah nantinya akan terus dikembangkan diwilayah RW yang lain di Pondokgede, tidak hanya di Perumahan Griya Asri Taman Mini. Wilayah Kecamatan Pondokgede sendiri ada 78 RW, sangat memungkin di dirikan bank sampah di wilayah lain.

“Kalau semua melakukan hal yang sama, insha alloh Pondokgede menjadi daerah yang nyaman, bersih dan indah karena warganya peduli sampah,”

Pasalnya, rasa kepedulian terhadap masalah sampah harus ditumbuhkan kepada pemuda di wilayah Pondokgede, Bukan hanya kader Posyandu, Kader PKK atau para Ketua RW yang selama ini telah mengelola Bank Sampah.

“Pengkaderan harus kita bangun agar anak-anak mudah di Pondokgede bisa ikut terlibat dalam mengelola permasalan sampah. Kedepanya, saya akan kumpulkan anak Karang Taruna di setiap unit RW untuk dilibat dalam pengelolaan sampah,” tandasnya.

Tempat yang sama, Ketua RW 023 Perumahan Griya Asri Taman Mini, Dais mengatakan keberadaan Bank Sampah GAMM sudah berdiri sejak tahun 2016 lalu. Kini jumlah anggotanya telah mencapai sekitar 185 orang.

“Sejak didirikan 2016, jumlah anggotanya hanya berjumlah 11 orang, sekarang telah meningkat menjadi 185 orang,” Kata Dais.

Saat ini, di Bank Sampah Griya Asri Makmur Mandiri, rata-rata sampah yang dapat terkumpul mencapai 1000 kg per bulan. Angka ini didapat dari sekitar 185 anggotabyang aktif. Pada masa mendatang, jumlah anggota Bank Sampah Griya Asri Makmur Mandiri ini pun diperkirakan akan terus bertambah.

Selain itu, warga juga memanfaatkan sampah seperti Koran dan minuman untuk produk kerajinan tangan. Selain mengurangi volume sampah, para ibu ini berharap memetik keuntungan lantaran kegiatan itu bisa menghasilkan uang.

“Berbagai karya mampu dihasilkan seperti tempat Tisu, wadah buah, wadah air mineral jenis cup dan benda-benda unik lainnya,” tandasnya.

(red/rjn)

Komentar

News Feed