Pemkab Kuningan Luncurkan Aplikasi Si Badu

  • Whatsapp

RJN, Kuningan – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Kuningan meluncurkan Aplikasi Bank Data Pelaku Usaha Ekonomi Kerakyatan (Si Badu Mirakyat), Rabu (31/3/2021).

Kadis Kopdagperin Kuningan, Uu Kusmana, menjelaskan, Si Badu Mirakyat merupakan aplikasi database yang bermanfaat bagi para pengambil keputusan, untuk melakukan tindakan yang efektif, efisien, dan terukur.

Bacaan Lainnya

“Aplikasi ini merupakan aplikasi database tentang kondisi riil pelaku usaha UMKM dan jenis usahanya,” terangnya.

Selain itu, aplikasi tersebut untuk mengantisipasi pandemi Covid-19 agar pelaku UMKM bisa tetap eksis dan bersaing. Si Badu Mirakyat dibuat berdasarkan data di lapangan. Apliksi selalu diapdate sesuai fakta secara daring dan realtime oleh petugas di setiap desa atau kelurahan.

UMKM terbanyak di Kuningan ada di sektor kuliner atau makanan sebanyak 21 ribu. Perputaran uang bidang niaga dari ribuan UMKM di Kuningan sebesar Rp18,7 miliar perhari.

Bupati Kuningan, Acep Purnama, mengatakan, Pemkab Kuningan akan terus berupaya melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM agar bisa terus mengembangkan produk mereka.

“Aplikasi ini dibuat untuk memberikan pembinaan, perlindungan, dan akses kemudahan bagi pelaku usaha UMKM agar bisa bersaing dan berkembang di tengah persaingan bisnis global,” jelas Acep.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan, HM Ridho Suganda, mengutarakan, Si Badu adalah program yang telah ditunggu lama. Sejak satu tahun lalu, pihaknya sudah melangkah untuk membantu UMKM di Kabupaten Kuningan.

“UMKM memiliki peran penting dalam pergerakan ekonomi di Kabupaten Kuningan. Semoga aplikasi ini bisa menjadi rumah bagi UMKM di Kuningan. Maju terus UMKM dan tetap semangat,” pungkas Wabup.

(duh)

Pos terkait

Comment