Pemkab Bekasi, 30 IKM Olahan Ikan Ikuti Bimtek Kemasan

- Redaksi

Selasa, 26 Maret 2019 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) Kabupaten Bekasi, Peno Suyatno mengatakan Bimtek kemasan terhadap pelaku IKM olahan ikan yang ada di Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan kementrian perindustrian Ri.

i

Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) Kabupaten Bekasi, Peno Suyatno mengatakan Bimtek kemasan terhadap pelaku IKM olahan ikan yang ada di Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan kementrian perindustrian Ri.

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi bersama Kementrian Perindustrian Ri, mendorong produktivitas dan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) pangan nasional. Sektor ini menjadi salah satu yang di prioritaskan pengembangannya karena berperan dalam memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) Kabupaten Bekasi, Peno Suyatno mengatakan Bimtek kemasan terhadap pelaku IKM olahan ikan yang ada di Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan kementrian perindustrian Ri.

“Ada sebanyak 30 IKM olahan ikan di Kabupaten Bekasi, di berikan bimtek kemasan dengan tujuan pelaku IKM dapat memahami cara pengemasan dan pemasaran atas produk olahan ikan agar dapat bersaing di luar, “ujarnya, pada Senin (25/03/2019)

Selain di berikan Bimtek, beber Peno, pihaknya ingin pelaku IKM Kabupaten Bekasi diberikan peralatan juga karena alat nya cukup mahal. Sehingga dari kementrian alhamdulilah mau terjun memberi bantuan peralatan kepada pelaku IKM q.

“Ada harapan yang kita inginkan dari pelaku IKM selain di berikan Bimtek, kedepannya mereka nanti bisa lebih mandiri dan sukses. Dinas Perindustrian juga telah meminta langsung kepada Kementrian agar dalam hal pemasaran dan lisensi halal nya juga minta di bantu agar pelaku IKM di Kabupaten Bekasi dapat bersaing.”kata dia

Sementara itu, Kasubdit Pengembangan IKM pangan, Barang dari kayu, dan Furniture pada Kementrian Perindustrian RI, Ibu Ni Nyoman Ambareni  mengatakan, populasi IKM pangan memiliki jumlah paling banyak diantara IKM sektor lainnya, mencapai lebih 30 % dari IKM yang ada keseluruhan. Akan tetapi masih banyak IKM pangan yang memiliki performa produk dalam hal kualitas kemasan yang rendah.

kurangnya pemahaman dan belum luasnya akses untuk meningkatkan desain kemasan menjadi faktor rendahnya daya saing. Padahal kemasan produk tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga harus mampu menjadi sarana promosi tetapi juga berfungsi sebagai berdaya jual serta memenuhi fungsi lainnya seperti memberikan perlindungan pada produk yang dikemas, sumber informasi dan menggambarkan ciri khas produk yang akhirnya membuat konsumen tertarik membeli produk tersebut.

IKM Kabupaten Bekasi memiliki potensi yang besar dalam produk olahan ikan. Umumnya IKM yang telah mahir dalam hal pembuatan produk olahan ikan antara lain: lele fillet, kerupuk, Furai Ikan, Bandeng tanpa duri, presto ikan. Dimana para pelaku IKM ini mengeluhkan pemasaran dan kelemahan dalam aspek kemasan.

“Maka dari itu Direktorat IKM Pangan, Barang dari kayu, Furniture mengadakan Bimtek kemasan bagi IKM olahan ikan kepada 30 pelaku IKM yang ada di Kabupaten Bekasi,”tutupnya. (Advertorial)

Baca Juga :  Wamen LHK : Mari Jaga Kualitas Air Sebagai Sumber Kehidupan

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 130 Ribu Liter Air Bersih ke Karangsegar
Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan
Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:29 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 130 Ribu Liter Air Bersih ke Karangsegar

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:05 WIB

Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:44 WIB

Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama warga dan pengurus Kampung KB Kenanga RW 08, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, usai memberikan apresiasi atas keberhasilan meraih Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Jawa Barat dan mewakili Jawa Barat pada penilaian tingkat nasional.

Pemerintahan

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan kepada ASN saat sosialisasi Sistem Informasi BEETRI di BKPSDM Kota Bekasi sebagai upaya memperkuat budaya disiplin dan integritas aparatur.

Bekasi

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:00 WIB