Pemasangan Tanda Penjemputan Online, Masih Ada Oknum yang Keberatan

- Redaksi

Selasa, 7 November 2017 - 15:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pemasangan tanda penjemputan bagi angkutan online dimulai hari ini, Selasa (7/11) di 10 titik. Dalam pemasangan tersebut, dilakukan oleh Satgab Oke (Satuan Gabungan Online dan Konvensional), serta didampingi oleh petugas Dishub dan KBO Lantas Iptu Edi Supeno.

10 titik tersebut diantaranya adalah depan kantor PKPN, depan Taman Krucuk, depan Hotel Cordova Siliwang, depan toko La Palma Siliwangi, Jl. Prujakan depan Gang Samsul, Jl. Cipto dekat Hotel Citra Dream, Jl. Wahidin depan Gang Citra, Jl. Pemuda dekat Kodim, Jl. By pass depan Alfamart samping Terminal, dan Jl. Perjuangan gang Binawan. Titik pertama yang dipasang dan dilakukan secara simbolis adalah yang di Jl. Wahidin. Total semuanya ada 32 titik. Namun, baru dipasang 10 titik hari ini.

Baca Juga :  Grab Wilayah Cirebon Gelar Silaturahmi di Makorem 063/SGJ

Menurut KBO Lantas Iptu Edi Supeno, ada satu titik yang dipending, yaitu di depan PGC. Hal itu dikarenakan masih ada yang memprotes dari pihak konvensional. Padahal, itu hanya sebagai titik penjemputan saja, bukan tempat mangkal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal itu hanya titik penjemputan saja. Mungkin masih butuh banyak sosialisasi lagi,” jelasnya saat ditemui RakyatJabarNews.com di kantor Dishub Kota Cirebon usai mendampingi proses pemasangan tanda penjemputan.

Baca Juga :  Disuguhi Jalan Rusak, Pemprov Jabar Segera Perbaiki

Dia mengeluhkan atas lamanya kegiatan penentuan dan pemasangan tanda yang berlangsung selama 3 jam lebih. Padahal hanya 10 titik saja yang dipasang.

“Mungkin perencanaannya saja yang masih belum diperjelas lagi. Saya sama Dishub hanya mendampingi saja, sedangkan yang menentukan adalah dari Satgas, Organda, dan pihak online,” pungkasnya.

Sedangkan menurut Korlap Satgas Ayip mengatakan, pemasangan tanda ini merupakan kesepakatan antara pihak online dan konvensional serta pemerintah supaya tidak terjadi kisruh lagi.

“Saya minta supaya sepakati peraturan pemerintah ini. Yang perlu diinget, titik penjemputan bukan tempat mangkal. Itu yang bikin salah kaprah,” jelas Ayip.

Baca Juga :  Angkutan Online dan Konvensional Kota Cirebon Ucapkan Ikrar Perdamaian

Menurut Ayip, pihak-pihak yang keberatan terhadap pemasangan tanda itu hanyalah oknum. Sebab, ini adalah peraturan yang sudah disepakati oleh pemerintah, serta pihak online dan konvensional.

Dia melanjutkan, sejauh ini sosialisasi kepada para driver angkutan online sudah melalui komunitas masing-masing. Hanya saja, masih banyak juga yang belum gabung di komunitas, sehingga belum mengetahui informasi ini.

“Kami akan sosialisasikan terus, termasuk kepada pelanggan-pelanggan kita,” tutur Ayip.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB