Parah, Usai Perayaan Tahun Baru Selesai, Kondom Berserakan

- Redaksi

Selasa, 2 Januari 2018 - 20:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Jawa Barat – Perayaan Tahun Baru Selesai, Kondom Berserakan Di Kawasan Puncak pasca malam pergantian tahun baru 2018 kemarin, bukan hanya tumpukan sampah yang mereka tinggalkan, namun juga kondom dan celana dalam bekas banyak yang berceceran di sekitar areal perkebunan teh di Puncak.

Tak aneh, jika kawasan wisata ini terkenal sebagai tempat untuk ber “hoho-hihi”. Lemahnya pengawasan dari pemerintah pusat menjadi penyebab kawasan puncak sering disalah gunakan oleh pasangan yang tidak sah untuk berbuat maksiat.

Warga sekitar berharap agar Pemerintah Kabupaten Bogor segera mengambil kebijakan tegas, karena jika dibiarkan seperti ini terus menerus dikhawatirkan kawasan ini bakal dikenal sebagai tempat “haram”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan rahasia umum, jika kawasan Puncak sering dijadikan tempat maksiat. Apalagi pada malam tahun baru. Sudah terbiasa kami melihat sejumlah pasangan yang sedang bermadu kasih saling berpelukan dan berciuman bebas disini,” ungkap Dedi, Seorang pemuda warga Cisarua.

Baca Juga :  Momen Lebaran, Obyek Wisata Kura-Kura Belawa Dikunjungi Ribuan Wisatawan

Dedi mengaku tak heran jika banyak ditemukan kondom atau celana dalam berserakan di kawasan puncak.

“Kami dan semua tokoh masyarakat Bogor akan urun rembug guna mengatasi masalah ini, kita nggak mau daerah ini kelak dikenal sebagai tempat haram,” ucapnya.

Ditemukannya ratusan kondom dan celana dalam ini diakui oleh sejumlah pemulung di kawasan Puncak. Kebanyakan mereka menemukannya di sekitar areal perkebunan.

“Mungkin ada ratusan kondom. Mereka berbuat mesum di alam bebas, lalu kondom dan celana dalam dibuang aja seenaknya,” kata Tatang, seorang pemulung yang sudah tahunan mengais rejeki di kawasan Puncak.

Sementara itu di Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan bahwa kondom menjadi sasaran empuk bak barang berharga yang harus dibeli menjelang tahun baru. Tidak usah disebutkan secara detail, jika beberapa tempat penjualan alat kontrasepsi di wilayah Kota Ngawi penjualan kondom meningkat dari hari biasanya. Tragisnya, rata-rata pembeli bukannya pasangan suami istri melainkan anak baru gede (ABG) yang masih bau kencur.

Baca Juga :  Ketua Baru DPRD Kabupaten Bekasi Resmi Dilantik

“Benar sejak kemarin sore mereka yang beli rata-rata masih muda. Biasanya pas beli kondom mereka agak malu-malu lah dan minta cepat dilayani dan langsung cabut. Soal penjualannya tergolong meningkat sedikit dari hari biasanya,” terang Agnes seorang pelayan toko yang namanya minta disamarkan demikian nama tokonya, Senin (01/01).

Jelasnya, kondom yang dibeli para pelanggan barunya tersebut merknya sembarang tidak harus tertentu dan terkesan asal dapat barang sudah lumayan.

Apapun bentuk kondom dan jenisnya memang sangat disayangkan jika disalahgunakan bagi pasangan diluar nikah tentu menjadikan suatu petaka moral hanya beralasan sepele demi malam tahun baru.

Baca Juga :  Pemkot Cirebon Bekerja Sama dengan PT Pelindo II Cirebon Gelar Penanaman Pohon

Padahal petugas gabungan baik dari Polres Ngawi, Satpol PP dan Denpom Sub/1-2 Ngawi beberapa malam sebelumnya melakukan razia ke tempat penginapan baik hotel maupun losmen.

Seperti dikatakan Kabag Ops Polres Ngawi Kompol Wahono, pihaknya bersama satuan lain akan terus melakukan razia dengan sasaran tempat penginapan dan café karaoke di wilayahnya. Selain untuk mencari pasangan selingkuh juga mengarah pada peredaran minuman keras dan narkoba.

“Kami tetap intens melakukan razia dengan beberapa target mulai miras, narkoba maupun tempat yang ditengarai dijadikan ajang prostitusi. Terlebih awal tahun ini bersama Pemkab Ngawi akan memantau penutupan tempat prostitusi yang ada di wilayah,” jelas Kompol Wahono.(red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Berita Terbaru

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB