Nikmatnya Sate Jando, Kuliner Legendaris di Bandung

  • Whatsapp
Sate Jando.

RJN, Bandung – Bila Anda berjalan menyusuri trotoar di Jalan Cimandiri Bandung tepat di belakang Gedung Sate pada Minggu pagi, jangan kaget melihat antrean mengular panjang. Banyak orang rela menunggu lama untuk bisa menikmati lezatnya Sate Jando.

Menurut Sri Rejeki, pemilik Sate Jando, di hari Minggu ada pelanggan yang berbaris sampai satu jam demi bisa menyantap Sate Jando. Hanya dengan mencoba Sate Jando, Anda baru bisa mengerti dan memaklumi mengapa banyak orang bersabar mengantre selama itu.

“Saya juga sering kehabisan. Kalau Minggu orang baris bisa sampai 10 meter,” ujar pembeli Sate Jando, Ria, sembari menunggu pesanan.

Alasan Ria kerap membeli Sate Jando tak lain karena rasanya. Dagingnya yang tebal dan berlumur bumbu sebelum dibakar membuatnya begitu menyukai Sate Jando.

“Enak, saya sukanya Sate Jando saja. Kalau Minggu saya rela nunggu meski lama. Ya memang sih kalau Minggu antre panjang karena suka ada yang olahraga di Gasibu beli sate di sini,” ujar pembeli lainnya, Sella, seraya mengatakan dirinya adalah pelanggan setia Sate Jando.

Sate Jando sudah lama eksis di Bandung. Mulanya, sate yang kini dijual di pinggir jalan ini adalah sate gendong. Pertama kali dijajakan oleh Katemi, ibu dari Sri Rejeki, 25 tahun yang lalu dengan berkeliling di sekitar Bandung.

Ada tiga macam sate yang bisa dipilih di sini, yaitu sate ayam, sapi, dan payudara sapi. Nama Jando berasal dari konsumen yang sering menyebut sate payudara sapi tersebut jando.

Seporsi sate berisi 10 tusuk termasuk lontong yang disajikan dengan daun pisang. Sate disiram bumbu kacang yang sangat kental, kecap, dan sambal. Seporsi sate bisa dibanderol Rp 22 ribu.

Kabar tentang rasanya yang lezat membuat banyak orang terpikat. Pernah di suatu Minggu, 2.000 tusuk sate ludes hanya dalam waktu empat jam. Saat itu, Sate Jando mulai buka pukul 05.00 WWIB dan sudah tak tersisa pukul 09.00 WIB. Selain Minggu, normalnya sate sudah terjual habis pukul 12.00 WIB.

(sep/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *