RakyatJabarNews.com, Cirebon – Di momen Hari Raya Idul Fitri ini, selain mengunjungi sanak saudara, orang-orang juga mengunjungi tempat wisata bersama keluarga. Seperti yang terjadi di Obyek Wisata Kura-Kura Belawa yang terletak di Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon ini.
Menurut Ketua Pengelola Obyek Wisata Kura-Kura Belawa Eya Dedi Priyatna (57), di hari pertama lebaran ini (15/6) sudah dipenuhi ribuan pengunjung yang berasal dari wilayah desa sekitar.
“Seperti tahun-tahun kemarin untuk hari besar Idul Fitri kebanyakan pengunjung dari wilayah desa tetangga dan luar kota,” terangnya saat ditemui awak media, Jumat (15/6).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan tak hanya dari luar kota saja, lanjutnya, pengunjung bahkan berasal dari mancanegara seperti Belanda, Australia, Malaysia, Hongkong, Nigeria, Singapura. Mereka sengaja datang untuk melihat konservasi yang dikembangkan di objek wisata.
“Kami mengenakan tarif yang murah meriah, cukup Rp 3.000 saja sudah bisa masuk ke obyek wisata kura-kura. Dari hasil tiket masuk dipergunakan untuk membeli pakan kura-kura, yaitu daging ayam segar. Khususnya di hari besar ini, kami dibantu lembaga Karang Taruna dalam menjaga parkiran dan tiket masuk,” terangnya.
Masih menurut Eya, sangat penting pelestarian dari hewan purba Kura-Kura Belawa yang telah berhasil dikonservasi, di mana yang awalnya hanya 60 ekor tersisa sekarang sudah berhasil dikembangbiakan hingga mencapai 1000 ekor lebih.
Obyek Wisata Kura-Kura Belawa merupakan salah satu obyek Wisata yang masuk dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2018 sebagai Kawasan Suaka Margasatwa seluas 13 hektar. Karena itu, dirinya berharap ke depan ada perhatian dari pemerintah daerah dan investor dalam mengembangkan Obyek Wisata Kura-Kura Belawa.
“Semoga Obyek Wisata Kura-Kura Belawa lebih berkembang dengan adanya perluasan kawasan suaka margasatwa, karena di desa kami juga ada Situs Kubur Batu serta potensi wisata lain yaitu agrowisata buah mangga yang sangat luas,” pungkasnya.(Ymd/RJN)










