Menjamu Persela, Coach Simon: Tiga Point Harga Mati

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Tidak ingin kalah lagi coach Bhayangkara FC (BFC) Simon McMenemy menyebut bahwa tiga poin adalah harga mati ketika menjamu Persela. The Guardian akan menjamu Laskar Joko Tingkir pada Jumat, 27/10/2017 di stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.

Kesalahan laga terakhir adalah bola-bola mati atau set piece. Nah, pelatih asal Skotlandia ini sudah mempunyai formula ampuh untuk mengatasinya. “Bola-bola mati menjadi kunci kekalahan kami. Karena itu saya sudah banyak diskusi dengan pemain dan staf pelatih. Intinya hal itu tidak boleh terjadi lagi. Karena kita sangat membutuhkan tiga poin untuk menjaga agar kita tetap berada di puncak klasemen,” urai Simon mantan pelatih timnas Philipina itu.

Simon menyebut, melawan Persela timnya harus lebih berani menyerang. Persela kata Simon memang kehilangan kipernya. Nah, itu juga mungkin berimbas kepada cara main timnya di dua pertandingan terakhir.

“Para pemain agak takut-takut cedera atau mencederai orang lain. Tapi itu tidak boleh terjadi. Ketika ragu-ragu malah akan cedera dan berakibat fatal,” tegasnya.

Kapten tim Indra Kahfi bakal absen di laga ini. Sebab, ia mendapatkan kartu merah di laga terakhir. Tapi dia berharap timnya tetap semangat dalam mendulang tiga poin.

“Poin kami sudah dilewati oleh PSM. Nah, kami harus bekerja keras untuk mengejarnya. Karena itu tidak ada kata lain selain harus menang,” paparnya.

Stadion Patriot Bekasi sebenarnya cukup bersahabat dengan Bhayangkara FC. Tim yang berdomisili di Jl Wijaya XV nomor 5 ini hanya menelan 3 kekalahan. Selebihnya BFC selalu memenangkan pertandingan.(RJN)

Comment

No More Posts Available.

No more pages to load.