Mayat Wanita Ditemukan Tewas di Kamarnya, Diduga Sudah Tewas 3 Hari

- Redaksi

Senin, 29 Januari 2018 - 00:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sesosok mayat perempuan ditemukan di kamar rumau miliknya di Dusun 04 RT 16 RW 04 Desa Cipeujeuh Wetan Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Minggu (28/1) sekitar pukul 15.00 WIB. Diduga korban sudah tewas selama 3 hari.

Korban yang berinisial EJ (53) awal mula ditemukan oleh keponakan korban, Jaka Umbara saat mencium bau tidak sedap dari rumah korban. Selanjutnya, ketika melihat dari jendela kamar korban, terlihat korban dalam kedaan tergeletak dalam posisi terlentang di tempat tidur.

Baca Juga :  Jelang Asian Games, Polres Cirebon Amankan 932 Preman

Korban tampak mengenakan kaos kuning dan celana jeans panjang warna biru dongker. Karena rumah korban dalam kedaan terkunci, kemudian Jaka mendobrak pintu rumah bagian depan dan melihat korban dalam keadaan tidak bernyawa. Dia pun langsung melapor kepada polisi.

Petugas Kepolisian Sektor Lemahabang yang mendapat laporan tersebut beserta petugas kesehatan dari Puskesmas Lemahabang mengecek kondisi mayat. Berdasarkan hasil tes, tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal dunia akibat sakit asma yang dideritanya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Lemahabang menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan diduga korban meninggal akibat tersedak ketika sedang makan dan kemudian sesak napas sampai akhirnya meninggal,” jelas Kapolsek Lemahabang AKP Sentosa Sembiring saat memberikan keterangan.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Amankan 52 Botol Miras dan Ratusan Liter Tuak

Tidak ada barang berharga milik korban yang hilang. Dan keluarga korban tidak menuntut atas meninggalnya korban.(Juf/Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terbaru