Mantan Kapolsek Pasirwangi Garut Akhirnya Muncul di Polda Jabar

- Redaksi

Selasa, 2 April 2019 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Garut – Mantan Kapolsek Pasirwangi, Garut, AKP Sulman Aziz akhirnya muncul di Polda Jawa Barat. Sulman datang bersama anak dan istrinya untuk penghadapan dinas. Jabatan barunya kini adalah Kasi I Pelanggaran Subdit Gakum Ditlantas Polda Jabar.

AKP Sulman sendiri sempat ‘menghilang’ setelah membuat testimoni soal instruksi Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna yang memerintahkan bawahannya menggalang dukungan untuk Jokowi-Maruf Amin.

Anggota Polda Jabar mengecek ke kediaman AKP Sulman namun tidak ada. Nomor HP-nya juga tidak aktif.

Tapi Senin (1/4/2019) sore ini, AKP Sulman aziz sudah hadir di Polda Jabar sekira pukul 15.3 WIB.

Dengan menggunakan pakaian PDH dinas Polantas, pria yang sebelumnya menjabat Kapolsek Pasirwangi Garut langsung menghadap ke atasannya, tempat ia akan memulai tugas baru.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo membenarkan jika AKP Sulman Azis datang untuk penghadapan kerja.

“Jadi yang bersangkutan ini sejak TR turun belum melakukan penghadapan untuk berdinas di Ditlantas Polda Jabar sebagai Kasi I Pelanggaran Subdit Gakum Ditlantas Polda Jabar,” papar Kombes Trunoyudo, Senin (1/4/2019) sore.

Baca Juga :  PDAM Tirta Bhagasasi Cabang Jababeka Resmi Beroperasi

Trunoyudo mengaku AKP Sulman telah mengklarifikasi pernyataannya pada Minggu kemarin.

“Nanti kita jelaskan, saat ini yang bersangkutan penghadapan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebelumnya, Sulman merasa ganjil dengan mutasi yang diterimanya pada Kamis (28/3) lalu. Saat itu, dia resmi melepas jabatan sebagai Kapolsek Pasirwangi dan berpindah tugas ke Polda Jawa Barat sebagai Kanit Seksi Pelanggaran Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas.

Baca Juga :  Walikota Bekasi Berkunjung ke Magetan

Sulman juga meyakini bahwa mutasinya tersebut diduga kuat berhubungan dengan sikap tegasnya menolak perintah Kapolres Garut melakukan penggalangan dukungan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

Ia menyebut perintah itu secara langsung disampaikan Kapolres dalam forum rapat di Mapolres Garut pada Februari lalu, sebelum kegiatan deklarasi di Pasirwangi.

”Ada ancaman juga, kalau paslon itu (01) kalah di wilayah Polsek masing-masing, maka Kapolsek akan dimutasikan atau dikotakkan,” ucapnya di Kantor Lokataru, Jakarta, Minggu (31/3). (red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !