Komputer Ludes Dimaling, SMP Negeri 1 Sedong Menumpang UNBK di Sekolah Lain

- Redaksi

Kamis, 5 April 2018 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sejak beberapa unit komputernya ludes dicuri maling beberapa tahun silam, SMP Negeri 1 Sedong Kabupaten Cirebon menumpang UNBK tahun ini di SMP Negeri 2 Sedong. Hal tersebut dikarenakan pemerintah belum memberikan bantuan Komputer untuk sekolah.

Menurut Wawan selaku Pegawai TU SMP Negeri 1 Sedong yang menjadi teknisi pada Panitia UNBK SMP Negeri 1 Sedong mengatakan, hanya 73 siswa yang akan mengikuti UNBK di tahun pelajaran 2018 yang akan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sedong.

Baca Juga :  Terkait Sistem Zonasi, Mendikbud: Hentikan Praktik Jual Beli Kursi

“Untuk persiapan UNBK, siswa kami sudah melakukan simulasi dan tidak menemui kendala berarti, walaupun perlatan Komputer di sini hanya tinggal 1 unit komputer,” jelasnya saya ditemui awak media di kantornya, Kamis (5/4).

Ditambahkan Wawan, sebetulnya dulu ada ruang Lab Komputer untuk belajar siswa, namun semuanya kini hilang dicuri maling. Pemerintah pun belum memberikan bantuan Komputer untuk sekolah. Jadi, ruangan tersebut sekarang kosong.

Baca Juga :  Kualifikasi Guru PAUD di Indonesia Masih Belum Ideal

Sedangkan menurut Johan selaku Guru PNS yang baru pindah dari SMP Karang Sembung mengatakan, jika kondisi sekolah sangat memprihatinkan. Karena, bukan saja dari jumlah murid yang semakin berkurang, tetapi juga kalah bersaing dengan sekolah swasta yang semakin menjamur. Kondisi infrastruktur juga bisa dilihat sangat memprihatinkan.

“Di sini bangunan sekolah ada yang roboh akibat badai pada akhir tahun 2017, dan sampai sekarang tidak ada perbaikan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Rotary Club Indonesia Berikan Bantuan 13 Toilet untuk SD di Kota Cirebon

SMPN 1 Sedong sendiri sempat menjadi sekolah primadona pada saat baru dibuka tepatnya sekitar awal tahun 2000-an. Bahkan siswanya berasal dari beberapa Kecamatan seperti sebagian Lemahabang, Greged, dan Beber. Namun kini, sekolah yang sedang mempersiapkan UNBK ini hanya memiliki siswa 202 orang saja, dan hanya diisi dari 2 desa yaitu Desa Putat dan Panongan.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah
Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun
Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun
Hari Pertama MPLS di Bekasi Jadi Sorotan, Kadisdik Tegas: Tak Ada Tempat untuk Perpeloncoan!
Wakil Wali Kota Bekasi Pantau Hari Pertama Sekolah, Pastikan MPLS dan Pembelajaran Berjalan Lancar
Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal
28 Tahun Reformasi, Pemuda Patriot Ajak Generasi Muda Jaga Kedamaian dan Stabilitas Bangsa
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:30 WIB

Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:16 WIB

Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:52 WIB

Hari Pertama MPLS di Bekasi Jadi Sorotan, Kadisdik Tegas: Tak Ada Tempat untuk Perpeloncoan!

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami