Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Berharap Masalah Guru Honorer Cepat Selesai

- Redaksi

Kamis, 27 September 2018 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, H. Anden

i

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, H. Anden

RJN, Bekasi – Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi berharap persoalan guru honorer segera selesai dan mendapatkan solusi yang tepat. Jangan sampai persoalan ini dianggap sepele dan dibiarkan begitu saja. Jika terus menerus seperti ini yang akan menjadi korban adalah kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, H. Anden berharap Bupati Neneng mau mendengarkan dan merealisasikan tuntutan para guru honorer di Kabupaten Bekasi. Sebab mereka adalah ujung tombak dalam dunia pendidikan yang bersentuhan langsung dengan anak didik. Jangan sampai kebijakan pemerintah daerah justru menganak tirikan para guru baik honorer ataupun guru PNS.

Baca Juga :  Ketua DPD PKS Bantah Gelembungkan Suara

“Semoga bupati merealisasikan tuntutan para guru honorer. Jangan sampai dibiarkan begitu saja. Kasiha para guru yang sudah susah payah mengajar di sekolah,” jelas Anden.

Jika dikaji secara mendalam Kabupaten Bekasi tentu tidak akan kesulitan untuk menaikkan kesejahteraan para guru. Sebab APBD Kabupaten Bekasi memang cukup besar. Tinggal bagaimana eksekutif dalam hal ini bupati bisa merealisasikannya. DPRD tentu akan dengan senang hati jika memang pemerintah berencana memberikan berbagai kesejahteraan untuk para guru yang dikenal sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Baca Juga :  Warga PNI Blok D Antusias Hadiri Peresmian Posyandu Diamond

“Saya yakin bisa menaikkan kesejahteraan para guru, baik yang honorer ataupun PNS,” tambah Politisi Gerindra tersebut.

Menurut Anden semua tergantung dari pemerintah. Jika pemerintahnya memiliki keinginan untuk itu semua tentu bisa terealisasi. Namun jika pemerintah tidak mau melakukanya tentunya akan sulit. Tinggal bagaimana sisi kemanusiaannya apakah berpihak dengan kebijakan yang pro rakyat atau tidak.

“Di sini bupati diuji apakah dia mau mengambil kebijakan yang pro rakyat atau enggak. Tinggal dilihat saja nanti penyelesaian masalah guru honorer ini,” paparnya.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Resmi Melantik 9 Kepala Desa Terpilih Masa Bakti 2021-2027

Dampak dari tuntutan yang tidak kunjung direspon oleh bupati, guru honorer se Kabupaten Bekasi melakukan mogok ngajar. Tentunya ini akan sangat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar. Apalagi rasio keberadaan guru PNS di setiap sekolah masih sangat kurang sehingga mereka tidak mampu menghandle jika ada masalah seperti ini.

“Kalau tidak segera diberikan kejelasan sampai kapan kegiatan belajar mengajar berjalan normal kembali. Jangan sampai karena gak peduli lantas malah dampaknya kemana-mana,” tegasnya. (adv/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman
DKI Jakarta Mulai Hentikan Open Dumping di TPST Bantargebang, Terapkan Controlled Landfill

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:45 WIB

Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru