Kisruh DPT, Panitia Bakal Kroscek Data Warga Yang Tidak Masuk DPT

- Redaksi

Kamis, 9 Agustus 2018 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panpilkades) Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan.

i

Rapat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panpilkades) Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan.

RakyatJabarNews.com, Bekasi– Rapat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panpilkades) Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan terkait adanya warga yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) berlangsung alot.

Pantauan awak media di lokasi rapat, rapat berlangsung hingga dua jam lebih, hingga akhirnya rapat pukul 18.00 Panpilkades belum mengeluarkan putusan soal 86 warga yang tidak masuk DPT , Kamis (9/8/2018).

Ketua Panpilkades Lambangsari, Achmad Firdaus mengatakan 86 warga yang tidak masuk DPT akan dikroscek terkait datanya.

“Kita akan kroscek jika memang namanya ada di dps tapi tidak ada di dpt akan kita masukan kembali,”paparnya

Baca Juga :  Warga : Ada Atlet Jabar Sepatu Roda di Grand Wisata

Terkait warga yang memiliki ktp dan kk tapi belum dimasukin ke dps ataupun dpt. Firdaus menjelaskan akan membahas kembali.

“Semua masih kita bahas. Sekarang belum ada keputusan. Kita akan kroscek data-data warga yang belum masuk dpt,”paparnya.

Firdaus menegaskan akan menindak tegas jika terdapat kelalaian Panpilkades dalam permasalahan penetapan DPT. “Khususnya kalau merasa ada warga yang di DPS ada di DPT tidak ada. Kita akan cari letak permasalahannya,”tegasnya

Salah satu pengurus RT di Kalijambe menjelaskan pihaknya sudah mengumpulkan kk dan ktp warga sebelum penetapan dpt. Namun hingga dpt keluar nama-nama warga banyak yang tidak masuk.

Baca Juga :  LKC Dhuafa Jabar Adakan Senam"Perempuan Sehat Generasi Hebat"

Ia berharap tim inti Panpilkades Lambangsari dapat segera merampungkan permasalahan ini. Agar tidak ada gejolak dimasyarakat yang mempunyai identitas jelas.

Pasalnya, jika warga tidak masuk DPT maka secara otomatis hak suaranya dalam Pilkades akan hilang. Karena yang bisa mencoblos hanya yang terdaftar di DPT dan yang membawa surat undangan.

Salah satu warga, Dimas memaparkan Panpilkades seharusnya dapat memberikan toleransi jika warga punya data kuat untuk memilih dalam Pilkades.

Baca Juga :  Apdesi: Kades Jangan Mulai Kampanye

“Jangan hanya kelalaian Panitia hak warga dihilangkan. Seperti saya belum masuk di DPS, tapi sudah menyerahkan foto KTP dan KK. Pas di DPT ternyata tidak ada. Ini kan berarti data yang serahkan itu tidak diinput. Artinya ini kelalaian siapa?. Kasihan dong warga,”paparnya.

Ia berharap Panpilkades dapat menyelasaikan permasalahan ini secara bijaksana, “Ini kita tidak bicara si a dukung ini si b dukung. Ini bicara hak warga yang terancam hilang,”tegasnya.(yto/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB