Ketua DPRD Kota Bekasi: RAPBD 2025 PPPK Menjadi Salah Satu Prioritas

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan menjadikan anggaran tunjangan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD)  2025.

Hal ini diunghkap Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad usai Sidang Paripurna DPRD Kota Bekasi, Senin(28/10). Dalam kesempatan itu, Gani juga menjelaskan, pendapatan daerah Kota Bekasi dalam struktur RAPBD 2025 diproyeksikan dapat mencapai Rp6,4 triliun. Sementara belanja daerah mencapai Rp6,6 triliun dan pembiayaan daerah sebesar Rp186 miliar.

Baca Juga :  Ahmadi Madong Guncang Paripurna! Bacakan KUA-PPAS 2026: Anggaran Fantastis Rp 6,7 Triliun Disepakati

“Hari ini maraton DPRD dan Banggar akan membahasnya. Mudah-mudahan RAPBD kita cepat selesai, tepat waktu,” ungkap Gani.

Gani menegaskan, APBD 2025 dipersiapkan dengan baik untuk kepala daerah terpilih dalam menjalankan tugas di tahun pertamanya. Semua potensi, sambungnya, akan digali secara maksimal agar roda pemerintahan berjalan dengan baik.

Fokus APBD 2025 meliputi urusan wajib pemerintah daerah di bidang pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Selain itu, Pemkot juga mempersiapkan anggaran tunjangan PPPK.

Baca Juga :  Tradisi Babarit, Cara Warga Desa Linggasana Kuningan Buang Sial

“Di samping itu juga nanti kita akan menerima TKK menjadi PPPK dan kita juga mempersiapkan terkait dengan Tukinnya kedepan,” ungkapnya.

Diketahui, akhir  2025 ini Kota Bekasi mendapatkan formasi sebanyak 8.420 PPPK untuk direkrut. Dalam rancangan APBDnya, anggaran belanja pegawai sebesar Rp2,5 triliun lebih, RAPBD tersebut juga dirancang untuk mengantisipasi kegiatan-kegiatan pemerintah pusat yang akan berjalan di Kota Bekasi.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi menyampaikan bahwa pihaknya akan segera membahas RAPBD tersebut usai menerima nota keuangan dari Pemkot Bekasi.

Baca Juga :  Syaikhu Pertanyakan Kinerja Tiga Kementerian

Tadi disampaikan oleh wali kota, nota keuangan. Ini akan kita bahas kaitan dengan kebijakan pendapatan, kebijakan belanja, dan kebijakan pembiayaan,” ungkapnya.

Tersisa waktu satu bulan untuk DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas RAPBD tahun 2025. Sardi menarget pembahasan RAPBD tersebut selesai tepat waktu, pada 28 November mendatang. (Advertorial)

Penulis : Abdul

Editor : Aziz

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Tri Adhianto Apresiasi Pengabdian Kusumo Wahyu
AEZ “Pusing” Saat Dipanggil! Eks Dirut Tirta Bhagasasi Mangkir di Kasus Korupsi Rp4,5 M
Skandal Air Bersih Bekasi! 3 Pejabat Jadi Tersangka, Rp4,5 Miliar Diduga Raib
Wali Kota Bekasi Lantik 24 Pejabat, Tekankan Keterbukaan dan Respons Cepat
Resmi Daftar Pilkades, Rusman S.H Diantar Sekitar 1.000 Warga ke Sekretariat Panitia
DCKTR Kabupaten Bekasi Dukung Program Rumah ASN Kemenimipas Lewat Sinergi Penyediaan Hunian
300 Talenta Muda Bekasi Siap Masuk Industri Digital
DCKTR Pastikan Pembangunan Infrastruktur 2026 Berjalan Sesuai Target

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Tri Adhianto Apresiasi Pengabdian Kusumo Wahyu

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:50 WIB

AEZ “Pusing” Saat Dipanggil! Eks Dirut Tirta Bhagasasi Mangkir di Kasus Korupsi Rp4,5 M

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:20 WIB

Wali Kota Bekasi Lantik 24 Pejabat, Tekankan Keterbukaan dan Respons Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:43 WIB

Resmi Daftar Pilkades, Rusman S.H Diantar Sekitar 1.000 Warga ke Sekretariat Panitia

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:31 WIB

DCKTR Kabupaten Bekasi Dukung Program Rumah ASN Kemenimipas Lewat Sinergi Penyediaan Hunian

Berita Terbaru