Ketua DPRD Kota Bekasi Mengimbau Wabah Covid-19 di Kota Bekasi Melonjak

- Redaksi

Minggu, 20 Juni 2021 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J. Putro

i

Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J. Putro

rakyatjabarnews.com, Bekasi – Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J. Putro menuturkan, bahwa saat ini penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi melonjak.

Menurutnya, kondisi ini karena masyarakat mulai mengabaikan prokes yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Jadi, terkait peningkatan Covid-19 memang kami melihat warga agak lalai setelah trend kasus kita sedang bagus-bagusnya sampai lebaran. Jadi bukan saat lebarannya, karena lebarankan sudah dikendalikan. Sehingga, lebih tepatnya meningkatnya kasus Covid-19 di dalam kota itu lebih diiringi oleh lalainya pemakaian masker,” kata Bang Choi, sapaan akrabnya, Minggu (20/6/2021).

Baca Juga :  Komisi III DPRD Evaluasi Serius BUMD PT Mitra Patriot

Menurutnya, memerangi Covid-19 harus terus bekerjasama semua pihak, dengan melibatkan seluruh pejabat publik untuk menjadi contoh kepada masyarakat. Tak hanya itu masyarakat pun mesti patuh terhadap prokes yang telah ditetapkan.

“Nah, jadi saya kira dengan kondisi di saat ini orang yang tak normal itu orang yang tidak pakai masker. Ya mudah-mudahan dari peran dewan mengingatkan, dan menjadi contoh masyarakat khususnya dengan pakai masker berimpact ke masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadir di Diskusi Rujuk, Anggota DPRD PKS: Malam Ini Komitmen Mengkritisi Pemerintah

“Dan tentu, hal ini bukan saja cuma dewan tapi juga seluruh pejabat publik lainnya. Tak kalah penting lagi, peran alim ulama dan tokoh masyarakat sangat memiliki pengaruh dalam menyampaikan tausiyah dan pesannya serta menjadi contoh tauladan untuk bisa menerapkan prokes,” jelasnya.

Chairoman menegaskan, peran DPRD Kota Bekasi dalam penanganan Covid-19 yakni penyusunan anggaran, pengawasan, bahkan pembuatan Perda. Namun dilapangan belum terlaksana maksimal karena adanya keraguan wali kota menegakkan sanksi bagi masyarakat karena ada sanksi pidananya.

Baca Juga :  Tepat Janji, Asep Arwin Kotsara Berikan 2 Laptop Secara Gratis

“Jadi, soal perda ini memang pak wali kota masih agak ragu melaksanakannya, karena didalamnya itu ada sanksi pidana. Sehingga saat inipun lagi mau direvisi menghilangkan sanksi pidananya, artinya hanya ada sanksi denda saja,” tutupnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:21 WIB

Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

Berita Terbaru

Dua terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Keduanya saat ini menjalani proses penyidikan untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

Bekasi

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:57 WIB

Kerjasama Hubungi Kami