Ketua DPRD Ditantang Realisasikan Pembangunan JPO Tahun Ini

- Redaksi

Jumat, 6 Juli 2018 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Ramainya pemberitaan di media massa baik online maupun cetak tentang Tidak adanya Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Di Kabupaten Bekasi menjadi sorotan beberapa pihak, Jumat (6/7).

Mantan Ketua BEM FISIP UNSIKA Imam Saripudin (27) menjelaskan, Di Kabupaten Bekasi sedikitnya ada 4.286 perusahaan yang sebagian besar berada di dalam 20 Kawasan industri. Sedangkan angkatan kerjanya mencapai 1,2 juta jiwa.

Baca Juga :  Giat TMMD Ke 110, Warga Kian Sadar Narkoba Itu Berbahaya

“Aktifitas ekonomi dari sektor industri saja sangat tinggi. ini belum termasuk sektor lain seperti perdagangan, pertanian dan sebagainya. Masa tidak ada JPO satupun di daerah yang katanya Kawasan Industri terbesar seAsia tenggara ini,” sindir Imam, sapaan akrabnya.

Pria kelahiran Kampung Pilar ini sangat menyayangkan kinerja 50 Anggota DPRD yang terpilih sebagai refresentatif dari masyarakat, sampai lalai menganggarkan pembangunan JPO.

Baca Juga :  Jasa Marga Siap Mendukung Kebijakan Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H Dengan Pengendalian Transportasi

“Terlebih peran Ketua DPRD pak Sunandar sebagai ketua nya Wakil Rakyat, kalau sudah begini seharusnya bisalah menganggarkan pembangunan JPO di akhir tahun ini (APBD-P). Apalagi Ketua DPRD merangkap sebagai ketua Badan Anggaran (BANGGAR),” tantangnya.

Dirinya menyarankan Pemkab Bekasi bisa melibatkan perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi apabila tidak mampu dalam merealisasikan rencana anggaran pembangunan JPO di akhir tahun ini dari APBD Perubahan atau Anggaran Biaya Tambahan (ABT).

Baca Juga :  Pancasila dan Lingkungan Bersatu di Bekasi: CFD Tetap Digelar 1 Juni 2025

“Kalau tidak mampu menganggarkan, paling tidak ada upaya komunikasi melibatkan Perusahaan agar memberikan CSRnya untuk pembangunan JPO. Pemkab Bekasi punya Tim Koordinasi Pengelola Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan di BAPPEDA dalam mengelola CSR,” tutupnya.(Jae/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:29 WIB

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:21 WIB

Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Berita Terbaru

Dua terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Keduanya saat ini menjalani proses penyidikan untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

Bekasi

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:57 WIB

Tim gabungan Bapenda Kabupaten Bekasi bersama Kejaksaan, TNI, Polri, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah terkait melakukan inspeksi terhadap fasilitas sumur air tanah di salah satu perusahaan dalam rangka pengawasan perizinan serta optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bekasi.

Bekasi

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:19 WIB

Kerjasama Hubungi Kami