Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 10 Miliar, Ini 5 Fakta Kebakaran Kapal Nelayan Eretan

- Redaksi

Minggu, 23 Juni 2019 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Indramayu – Kapal nelayan yang ada di tempat penyandaran kapal ikan Desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu ludes dilalap api, Jumat (21/06) sekitar pukul 23.30 WIB. Bahan yang mudah terbakar dalam kapal, membuat api cepat merembet dari satu kapal ke kapal yang lainnya. Berikut fakta dari kejadian kebakaran kapal di tempat penyandaran kapal ikan di Kabupaten Indramayu :

Baca Juga :  Ahmadi Madong Guncang Paripurna! Bacakan KUA-PPAS 2026: Anggaran Fantastis Rp 6,7 Triliun Disepakati

1. Kejadian terjadi pada Jum’at tanggal 21 Juni 2019 sekira pukul 23.30 Wib di tempat penyandaran Kapal Ikan Desa Eretan Wetan dan Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu. Aris Fauji, Lurah Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu mengatakan, api diduga akibat konsleting listrik dari lampu perahu dari ruang mesin dari salah satu kapal Cumi “SUBUR”.

Baca Juga :  Tri Adhianto Hadiri Ground Breaking Pembangunan RSU Bunda Vida Bekasi

2. Kebakaran di kapal cumi “SUBUR” merembet ke perahu cumi lainnya yang berdampingan. Arah angin yang datang dari timur sehingga api jatuh ke barat mengenai perahu arad yang berjejer sepanjang tanggul kali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

3. Kapal yang terbakar sebanyak tiga unit diketahui milik, H.Abas, asal Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur , Kabupaten Indramayu. Sementara sisanya masih dalam penyelidikan

Baca Juga :  Anggota Bapemperda DPRD Kota Depok Kunke Ke Kota Bekasi

4. Akibat kebakaran massal ini, kerugian ditaksir kurang lebih Rp 10 miliar. Kapal yang terbakar merupakan kapal jaring arad yang sebagian besar melaut di perairan Indramayu

5. Tim Pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman api dibantu TNI dan Polri. Upaya pemadaman berlangsung lama, karena di dalam kapal terdapat barang-barang yang mudah terbakar dan BBM di dalam kapal. 

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !