oleh

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 10 Miliar, Ini 5 Fakta Kebakaran Kapal Nelayan Eretan

RJN, Indramayu – Kapal nelayan yang ada di tempat penyandaran kapal ikan Desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu ludes dilalap api, Jumat (21/06) sekitar pukul 23.30 WIB. Bahan yang mudah terbakar dalam kapal, membuat api cepat merembet dari satu kapal ke kapal yang lainnya. Berikut fakta dari kejadian kebakaran kapal di tempat penyandaran kapal ikan di Kabupaten Indramayu :

1. Kejadian terjadi pada Jum’at tanggal 21 Juni 2019 sekira pukul 23.30 Wib di tempat penyandaran Kapal Ikan Desa Eretan Wetan dan Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu. Aris Fauji, Lurah Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu mengatakan, api diduga akibat konsleting listrik dari lampu perahu dari ruang mesin dari salah satu kapal Cumi “SUBUR”.

2. Kebakaran di kapal cumi “SUBUR” merembet ke perahu cumi lainnya yang berdampingan. Arah angin yang datang dari timur sehingga api jatuh ke barat mengenai perahu arad yang berjejer sepanjang tanggul kali.

3. Kapal yang terbakar sebanyak tiga unit diketahui milik, H.Abas, asal Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur , Kabupaten Indramayu. Sementara sisanya masih dalam penyelidikan

4. Akibat kebakaran massal ini, kerugian ditaksir kurang lebih Rp 10 miliar. Kapal yang terbakar merupakan kapal jaring arad yang sebagian besar melaut di perairan Indramayu

5. Tim Pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman api dibantu TNI dan Polri. Upaya pemadaman berlangsung lama, karena di dalam kapal terdapat barang-barang yang mudah terbakar dan BBM di dalam kapal. 

(red/rjn)

Komentar

News Feed