Kemenpora dan Gema Desantara Latih Pemuda Desa di Tasikmalaya Jadi Petani Organik

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Tasikmalaya – Dewan Koordinasi Nasional Generasi Muda Desa Nusatara (Gema Desantara) bekerjasama Kementerian Pemuda dan Olahraga RI kembali menggelar pelatihan kepeloporan di bidang pertanian organik di Desa Neglasari, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (14/11/2017).

Mengangkat tema “Pertanian Berbasis Kearifan Lokal” kegiatan yang
berlangsung di Balai Desa Neglasari ini diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari perwakilan dari sejumlah desa di Kecamatan Pancatengah. Dalam kegiatan pelatihan ini turut hadir, Saepulloh Kepala Desa Neglasari, Camat Peancatengah, perwakilan dari Koramil kecamatan Cikatomas serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Neglasari Saepulloh, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di desa mereka. Menurutnya, dengan adanya kegiatan seperti ini akan memotivasi para pemuda di desa untuk kembali bertani.

“Saya sangat senang dengan kegiatan ini. saya berharap, para pemuda desabisa bersemangat kembali untuk mengembangkan desa mereka dengan kembali bertani,” ungkapnya.

Ketua Dewan Pembina Gema Desantara Usman Sadikin, selaku pemateri dalam acara ini,menekankan kepada para kaum muda saat ini agar merubah pola pikir. Ia mendorong pemuda terlebih kaum terpelajar untuk merubah mindset yang selalu berpikir bahwa pemuda harus merantau, bekerja di kantor, di mall dan lain-lain. Menurut Bang Ancu panggilan akrab beliau, bertani merupakan salah satu solusi untuk mandiri.

“Saya Heran, masih banyak pemuda, mahasiswa yang ketika sudah selesai
sekolah atau kuliahnya seolah-olah mereka harus merantau, kerja di
kantor-kantor, di mall-mall. Padahal mereka tinggal pulang, bertani,
beternak dan mengembangkan diri di desa masing-masing. Maka mereka akan
meraih kesuksesan tanpa harus ke kota,” ujar Bang Ancu.

Ketua Panitia Lokal, Joni Suherman mengatakan jika kegiatan seperti ini
harus terus dilaksanakan. “Saya dan teman-teman sangat bersemangat dan
tidak gengsi untuk bertani. Namun kami berharap tidak selesai hanya samapi dipelatihan, namun harus ada tindak lanjut serta ada pendampingan hingga kami siap,” harapnya.

Seementara itu, Ketua Uumum DKN Gema Desantara, Jaelani menegaskan bahwa Pelatihan ini berorientasi pada penguatan pemahaman kaum muda tentang pertanian organik. Gema desantara akan melakukan pendampingan terhadap peserta pelatihan sampai pada praktek lapangan sehingga dimasa datang pelopor pemuda pertanian akan ikut berkontribusi terhadap kedaulaatan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (rls/RJN)

Comment