Keluarga Bocah Kembar yang Tewas Tertabrak Berdamai dengan Pengendara Moge

- Redaksi

Minggu, 13 Maret 2022 - 17:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

perwakilan pengurus Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung Boyke Luthfiana Syahrir mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa keluarga korban.

i

perwakilan pengurus Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung Boyke Luthfiana Syahrir mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa keluarga korban.

 

Pangandaran – Keluarga bocah kembar yang ditabrak dua motor gede (moge) berjenis Harley Davidson hingga tewas, berdamai dengan pengendara moge. Islah dilakukan di Polsek Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Sabtu (12/3/2022).

Sebelumnya Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di jalan raya Banjar-Pangandaran, tepatnya Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran pada Sabtu (12/3/2022) menewaskan Hasan (8) dan Husen (8) yang akan menyeberang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kakak korban Iwa Kartiwa (36) mengaku ikhlas dengan musibah tersebut. “Saya mewakili keluarga sudah ikhlas dan menerima musibah yang menimpa kami,” ucapnya kepada detikJabar, Sabtu (12/3/2022).

Baca Juga :  Kecewa dengan Pilkada Kota Cirebon, 5 Kantor Panwascam di Kota Cirebon Digeruduk Massa

Meskipun telah berdamai terkait kasus kecelakaan ini, Iwan tetap menyerahkan proses hukum kepada pihak yang berwajib.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan pengurus Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung Boyke Luthfiana Syahrir mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa keluarga korban.

“Artinya ini musibah, menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih hati-hati serta tertib lagi,” katanya.

Menurut Boyke masalah ini, telah diselesaikan secara baik-baik dengan keluarga korban.

Baca Juga :  Jababeka Menjadi Cluster Industri Net Zero Pertama di Asia Tenggara

“Meskipun kejadian ini siapa yang benar siapa yang salah, ini kesalahan bersama. Mau penyeberang ataupun pengendara pembuktian bersalah itu hanya di pihak berwajib,” ucapnya.

 

“Artinya belum dibuktikan, karena belum berproses ke ranah proses hukum. Dan kita sangat bertanggung jawab. Kami meminta kepada seluruh pihak jangan terlalu membesar-besarkan masalah ini, karena pengendara lain juga sama,” kata Boyke.

Pada waktu kejadian, Boyke mengklaim sebetulnya kecepatan moge tidak terlalu cepat, menurutnya penyeberang yang masih anak-anak kadang lalai tidak melihat laju kendaraan.

Baca Juga :  Terima Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik DPMPTSP Kota Bekasi dari MENPAN RB RI

 

“Namanya penyeberang anak di bawah umur, kadang mungkin lupa tidak lihat kiri-kanan,” ucap Boyke.

“Dan kami tidak menyalahkan hal tersebut. Pengendara kami benar-benar sedang tidak dalam kecepatan tinggi, hanya 60km/jam, dan tidak terpengaruh apapun. Kami sangat tertib sekali,” pungkasnya.

Sementara itu Kanit Laka Polres Pangandaran Ipda Dimas mengatakan, untuk kejadian tersebut penanganan pertama oleh Unit Laka Polsek Kalipucang. “Tapi untuk penyidikan akan dilimpahkan langsung ke unit laka lantas Polres Ciamis,” ucapnya.

Sumber: detikJabar | Foto: Aldi Nur Fadillah

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB