Kecewa Pengelolaan Dana Desa, Warga Desa Dadap Kirim Surat ke Kejari

- Redaksi

Jumat, 23 November 2018 - 09:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Indramayu – Program dana desa yg di gulirkan pemerintah pusat tujuanya adalah untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi pemberdayaan masyarakat desa.

Akan tetapi sangat disayangkan seperti halnya yang terjadi sekarang ini di desa Dadap kecamatan Juntinyuat kabupaten Indramayu.

Program dana desa tahap 1 dan 2 dialokasikan untuk infrastruktur rabat beton di berbagai titik jalan lingkungan desa dadap anggaran tahun 2018.

Seperti yang terpampang di papan informasi tapi dalam pelaksanan teknis rabat beton tidak memakai redy mik namun hanya menggunakan tenaga manual.

Hal itu dikhawatirkan akan membuat jalan cepat rusak dan tidak tahan lama.

Baca Juga :  Fun Bike Bekasi 2025: Rahasia Dibalik Antusiasme Ribuan Peserta!

“Baru beberapa bulan saja jalan tersebut sudah banyak mengalami kerusakan dan ditambal lagi,” kata Junaedi salah satu warga desa dadap.

Warga yang kesal dengan pengelolaan keuangan desa,juga telah melaporkan adanya dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan dana desa ke Kejaksaan negeri Kabupaten Indramayu.

“Warga juga meminta kepada Kejaksaan negeri Kabupaten Indramayu untuk menindaklanjuti surat yang telah dikirim,”ujarnya.

Baca Juga :  Kades di Subang Diciduk Polisi, Diduga Korupsi Dana Desa

Hal senada juga diungkapkan oleh Jubaedi tokoh masyarakat setempat.

Kepada IJ News, ia menambahkan banyak sekali keluhan-keluhan dari warga masyarakat desa dadap terkait pelayanan.

Sementara itu, Hermana anggota BPD Desa dadap mengakui telah mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait pengelolan dana desa.
(ded/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Rabu, 16 September 2026 - 16:10 WIB

Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:30 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Berita Terbaru