RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengaku, di jalur Selatan ada dua titik rawan kemacetan saat arus mudik Lebaran 2018 nanti, yakni jalur Nagreg dan Limbangan. Sebab, di jalur ini didukung oleh tol seperti layaknya di jalur Utara.
Untuk itu, konsentrasi kepolisian saat arus mudik nanti tertuju pada jalur Selatan, pasalnya di jalur ini ada beberapa titik macet yang sulit untuk di urai. Pihaknya akan semaksimal mungkin mengerahkan personelnya di jalur tersebut dan skema mengurai kemacetan pun telah disiapkan.
“Kita akan gelar kekuatan semaksimal mungkin di sana. Metode yang bisa kita lakukan hanya buka tutup. Memang jalannya tidak bisa dilebarkan karena itu kan jurang, yang ada itu ya kita manfaatkan,” ujarnya saat kunjungannya ke Cirebon, Senin (7/5) kemarin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan di Limbangan khususnya di Pasar Tumpah, pihaknya akan berkordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat.
“Khusus di Limbangan, Bupati sudah mengambil kebijakan dengan memberikan kompensasi kepada sekitar 600 tukang andong, untuk tidak beroperasi selama dua minggu saat mudik dan balik Lebaran. Itu dapat mengurangi kepadatan di pasar tumpah,” terangnya.
Walaupun, personel dikonsentrasikan di jalur Selatan pihaknya juga tetap menjaga kelancaran dan keamanan di jalur Pantura.
“Tidak menutup kemungkinan ada yang lewat jalur Pantura lama nanti kita ploting di situ. Personel sedang kita hitung termasuk ada BKO dari Secapa Sukabumi sebanyak 250 personel nanti kita tebar di Pantura,” pungkasnya.(Juf/RJN)









