RakyatJabarNews.com, Cianjur – Tepat pukul 09.23 WIB, Selasa (12/12/2017) Kabupaten Cianjur diguncang gempa bumi tektonik. Hasil update analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut berkekuatan M=4,6 dengan episenter terletak pada koordinat 7,20 LS dan 107,03 BT tepatnya di darat pada jarak 8 km arah barat laut Kota Kedupandak, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Barat pada kedalaman 107 km.
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan hasil laporan dari masyarakat yaitu berupa guncangan yang dirasakan di daerah Cianjur dan Sukabumi dalam skala intensitas I SIG-BMKG (I-II MMI). Disampaikan dalam rilis BMKG, gempa bumi tersebut tidak berpotensi merusak.
Seperti BeritaBandung kutip dari PRFM, Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup di bawah Lempeng Eurasia. Hal Ini sesuai dengan hasil analisis BMKG yang menunjukkan gempa bumi di lokasi tersebut dibangkitkan oleh aktivitas penyesaran naik dengan kombinasi pergerakan geser (Oblique Thrust Fault).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga pukul 09.53 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Namun masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Cianjur diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.(red/RJN)









