Warga Bekasi dihebohkan dengan terjadi Gempa Bumi Tektonik

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cikarang – Warga Bekasi dihebohkan dengan terjadi Gempa Bumi Tektonik di wilayah samudra Hindia Selatan Jawa, Kabupeten Lebak, Provinsi Banten, Kemarin (23/1).

Informasi yang terhimpun oleh wartawan gempa terjadi pukul 13:34:53 WIB, dengan gempa berkekuatan 6,4 SR. Lintang 7.21 LS, Bujur 105.01 BT, Kedalaman 10 Km (Pusat gempa di laut) dan menurut BMKG yaitu, 6.1 SR, lokasi 7.23 LS dan 105.9 BT, kedalaman 61 KM (pusat gempa di wilayah samudra Hindia Selatan Jawa) dan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Untuk Kabupaten Bekasi, terjadi gempa Seisi Kantor Kecamatan Tambun Selatan tiba-tiba berhamburan keluar gedung saat merasakan gempa.

“Gempa!” teriak salah satu warga Gunawan. Kemudian semua orang berhamburan keluar gedung Kantor Kecamatan Tambun Selatan baik PNS atau warga yang tengah membuat dokumen.

Warga langsung berkumpul di halaman kantor kecamatan dan melihat kondisi sekitar. Tampak tiang bendera dan sejumlah bangunan bergoyang sedikit.

“Tadi terasa banget getarannya dan kemudian ada yang teriak (Gempa,red) saya langsung ikut keluar menyelamatkan diri,” kata Acim warga setempat saat diwawancarai Cikarang Ekspres.

Usai getaran tak lagi dirasakan warga kembali memasuki gedung Kantor Camat Tambun Selatan. Beberapa memilih tetap bertahan di halaman.

Ditempat lain Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Riyadi menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=6,1 terjadi dengan koordinat episenter pada 7,23 LS dan 105,9 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah selatan Kota Muarabinuangeun, Kabupaten Cilangkahan, Propinsi Banten pada kedalaman 61 km.

“Gempabumi selatan Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi berkedalaman dangkal, akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia,” jelasnya.

Hingga pukul 13:46 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Sementara itu Staf Pusdalops BNPB Yudha, mengatakan pusat gempa di Samudera Hindia dengan kedalaman 64 km berjarak 43 km barat daya Kabupaten Lebak Provinsi Banten, gempa dirasakan kuat selama 5-10 detik di Jawa Barat.

“Gempa terjadi di Lebak dengak kekuatan 6,4 skala ritcher. Gempa tidak berpotensi tsunami,” ucapnya saat diwawancarai via Seluler, Selasa (23/1).

Untuk di Kabupaten Bekasi masih dalam pendataan kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi, untuk korban jiwa sampai saat ini tidak ada (Nihil). “Masih pendataan, korban jiwa masih belum ada,” kata Aspuri Kepala BPBD Kabupaten Bekasi.(yto/RJN Group)

Comment

No More Posts Available.

No more pages to load.