Harris: Anak Putus Sekolah Harus Bisa Mengenyam Pendidikan

- Redaksi

Rabu, 21 Februari 2018 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Anyer – Pendidikan adalah tangga sosial yang efektif untuk memberantas kemiskinan. Pemerintah Indonesia terus berupaya agar seluruh anak usia sekolah dipastikan dapat mengenyam pendidikan, baik melalui jalur pendidikan formal melalui sekolah,dan jalur pendidikan nonformal melalui pendidikan kesetaraan bagi anak putus sekolah dan anak tidak sekolah.

“Tugas dan tantangan besar buat kita,khususnya jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat,untuk memastikan agar anak usia sekolah yang putus sekolah dan warga buta aksara bisa mengenyam pendidikan,guna masa depan mereka dan kesejahteraan Indonesia” papar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud, Harris Iskandar,saat membuka Rakornas PAUD dan Pendidikan Masyarakat Regional II di Hotel Marbella,Anyer,Provinsi Banten,Selasa (20/2).

Baca Juga :  Budiyanto : Keharusan Meningkatkan Kapasitas Pemuda & Mahasiswa Indonesia

Harris memaparkan capaian Ditjen PAUD dan Dikmas yang dipimpinnya, serta memberikan arahan kepada 242 peserta Rakornas yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten dan Provinsi serta Kepala Balai PAUD dan Dikmas dari 14 Provinsi wilayah barat.

Menurutnya, berdasarkan data BPS ada sekitar 4,1 juta anak usia sekolah yang putus sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Setiap tahun jumlah anak putus sekolah berkurang. Upaya kita harus total football dalam menarik kembali anak-anak putus sekolah agar kembali mengenyam pendidikan. Meningkatkan kreatifitas dan inovasi sesuai daerah dan budaya wilayah masing-masing, sehingga kita pastikan tidak ada anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan,” ujar Harris.

Berbagai kemudahan, kata Harris, sudah diberikan pemerintah mulai dari Kartu Indonesia Pintar, Bantuan operasional pendidikan hingga bidik misi untuk mahasiswa sebagai upaya agar anak bangsa benar-benar mendapatkan pendidikan yang berkualitas, dari usia dini hingga usia sekolah 6-18 tahun.

Baca Juga :  XL Axiata Perkuat Jaringan di Tol Balikpapan-Samarinda

“Mulai anak usia dini hingga anak usia sekolah 6-18 tahun harus mendapatkan pendidikan. Tugas kita di jajaran Ditjen PAUD dan Dikmas untuk mengembalikan anak-anak putus sekolah agar kembali mengeyam pendidikan,” ujarnya.

Harris juga mengingatkan jajarannya untuk menjalankan program dan anggaran dengan efisien dan transparan. Sebagaimana dilakukan BP PAUD dan Dikmas Jawa Timur yang berhasil menjadi wilayah bebas korupsi (WBK) dan mendapat pengakuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpanrb).

“BP PAUD dan Dikmas Jawa Timur yang meraih WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dari Kemenpanr menjadi inspirasi dan motivasi daerah dan balai lain untuk melakukan hal yang sama dalam penggunaan anggaran dan pelaksanaan program,” harap Harris.

Baca Juga :  DLH Kabupaten Bekasi Berikan Edukasi Kepada Siswa Untuk Peduli Lingkungan

Rakornas Regional II Wilayah Barat ini digelar empat hari 20-24 Februari diikuti peserta dari 14 provinsi, di antaranya Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah.

“Rakornas ini sebagai upaya kita menyatukan langkah, menyinkronkan program dan menyosialisasikan kebijakan Ditjen PAUD dan Dikmas. Sehingga tercapai program yang efektif dan efisien serta bermanfaat bagi masyarakat dan demi kemajuan Indonesia,” pungkas Harris.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun
Hari Pertama MPLS di Bekasi Jadi Sorotan, Kadisdik Tegas: Tak Ada Tempat untuk Perpeloncoan!
Wakil Wali Kota Bekasi Pantau Hari Pertama Sekolah, Pastikan MPLS dan Pembelajaran Berjalan Lancar
Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal
28 Tahun Reformasi, Pemuda Patriot Ajak Generasi Muda Jaga Kedamaian dan Stabilitas Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Senin, 20 Juli 2026 - 15:30 WIB

Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:16 WIB

Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:52 WIB

Hari Pertama MPLS di Bekasi Jadi Sorotan, Kadisdik Tegas: Tak Ada Tempat untuk Perpeloncoan!

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB

iCAR Indonesia berkomitmen mengedukasi masyarakat mengenai kendaraan listrik melalui penyampaian informasi berbasis fakta. Melalui iCAR V23, perusahaan ingin meningkatkan pemahaman konsumen tentang efisiensi, teknologi, dan kemudahan penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan.

Otomotif

iCAR Luruskan Mitos Kendaraan Listrik

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:27 WIB

Peserta berfoto bersama usai mengikuti Turnamen Badminton Badminclub Internal Challenge yang didukung Maxim di GOR Bandung. Ajang ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antaranggota komunitas sekaligus mendorong semangat hidup sehat melalui olahraga bulu tangkis.

Bandung

Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:21 WIB