Gubernur Jabar Terus Menyokong Kabupaten Pangandaran

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyokong terus kabupaten bungsu di Jawa Barat, Kabupaten Pangandaran. Sokongan terus berbuah manis, karena pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari sektor pariwisata saja sudah mencapai Rp 144 miliar atau naik 7x lipat dibandingkan sebelum menjadi kabupaten mandiri.

“Dulu PAD Rp 22 miliar, setelah jadi kabupaten sendiri jadi Rp 144 miliar. Ini spektakuler berkat kreasi dan inovasi jajaran Pemkab Pangandaran,” katanya di Pangandaran, Rabu (17/1/2018), seperti dikutip BeritaBandung dari siaran persnya, Kamis (18/1/2018).

Menurut dia, pihaknya sedari awal selalu mendorong kabupaten anyar tersebut. Terutama dengan sokongan dana rerata separuh dari banyak fasilitas umum di Pangandaran. Antara lain tahun anggaran 2017 untuk RSUD Pangandaran dan 9 puskesmas, yang separuh dananya berasal dari APBD Pemprov Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads"/ https://rakyatjabarnews.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240720-WA0020.jpg

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aher, sapaan akrabnya, pada Rabu (17/1) ini secara resmi meletakkan Batu Pertama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangandaran, di Desa Pananjung Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga :  Nasrudin Azis Enggan Berkomentar Soal Dilarangnya Angkutan Online oleh Dishub Jabar

Selain itu, meresmikan juga sembilan Gedung Puskesmas, salah satunya di Dusun Bojongkarekes Desa Babakan Kabupaten Pangandaran. Juga dirangkaikan peresmian 4 Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) bagi eks PKL pantai barat dan pantai timur Pangandaran yang berjumlah 1300 pedagang.

Aher sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pangandaran yang lebih mementingkan layanan publik dibandingkan kepentingan Pemerintah Kabupaten

“Saya apresiasi kepada Kabupaten Pangandaran yang telah dengan sadar lebih mementingkan publik dibanding yang lainnya, sampai hari ini Kabupaten Pangandaran belum punya gedung, lebih dahulu mementingkan pembangunan Puskesmas, lebih mementingkan RSUD, dan penataan PKL,” kata Aher.

Khusus penataan PKL di Pantai Barat dan Timur, Aher memproyeksikan turis datang lebih banyak. Sebab, mereka akan makan, belanja, hingga membeli oleh-oleh di lokasi yang lebih representatif.

Disediakan gedung hingga tiga lantai, sehingga belanja tak perlu lagi di bawah naungan tenda. Terlebih, seluruh PKL mampu ditampung sehingga pariwisata Pangandaran bisa lebih maju.

Baca Juga :  HUT PMI ke-72, Edi Suripno: Saya Bangga dengan PMI Kota Cirebon

“Saya kira awal-awal akan transisi, tapi di Bali pun, belanja oleh-oleh kan tidak di pinggir pantai namun ada kawasan khusus untuk belanja. Pak Bupati pun jamin takkan ada PKL baru, karena pengawasan nanti ada Pol PP dan Satgas Jaga Lembur,” katanya.

Aher secara khusus apresiasi Satgas Jaga Lembur, semacam Pecalang di Bali, yang juga hadir di Pangandaran antara lain menjaga ketertiban dari PKL. Hal ini dinilai saling melengkapi dengan Satpol PP yang bersifat kedinasan, namun Pasukan Jaga Lembur lebih menggunakan pendekatan budaya dan sosial.

“Jadi mulai Januari ini, masyarakat harus tahu kalau kawasan pantai Pangandaran sudah bebas PKL. Silahkan kunjungi obyek wisata ini, kawasan Pantai Barat dan Timur bener-bener sekarang sudah beda, lebih bersih, tertib dan indah, jadi silakan nikmati dan jangan lupa belanja di sini,” pungkasnya.(Din/RJN)

Berita Terkait

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat
Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi
Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis
Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, PT JMRB dan PT PGNMAS Bangun Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88
Capai Progress 44%, PT JMRB Siap Hadirkan Ruang Komersial dan Ruang Terbuka Hijau
Sekda Serahkan Penghargaan Kepada Pemenang Abang Mpok Kota Bekasi Tahun 2024
Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad Lantik Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi
Pj Bupati Dani Ramdan Serahkan 172 SK Penyesuaian Masa Jabatan Kepala Desa Menjadi 8 Tahun
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:22 WIB

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:32 WIB

Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:12 WIB

Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis

Rabu, 17 Juli 2024 - 14:59 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, PT JMRB dan PT PGNMAS Bangun Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:26 WIB

Capai Progress 44%, PT JMRB Siap Hadirkan Ruang Komersial dan Ruang Terbuka Hijau

Berita Terbaru

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan panduan untuk memudahkan kedatangan dan menjadikan waktu berburu mobil baru jadi lebih menyenangkan.

Bisnis

Suzuki Berikan Tips di Pameran GIIAS 2024, Ini Tipsnya !

Sabtu, 20 Jul 2024 - 17:54 WIB

Foto : Partai Amanat Nasional Kota Bekasi Resmi Rekomendasi Tri Adhianto Calon Walikota Bekasi 2024.

Bekasi

Mas Tri dari Dapat Surat Rekomendasi dari PAN

Sabtu, 20 Jul 2024 - 16:03 WIB