Fosil Gajah Purba Ditemukan di Hutan Cikawung Indramayu

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2020 - 12:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Indramayu – Seorang warga di Dusun Ciwado Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu menemukan fosil hewan vertebrata jenis stegodon atau gajah purba. Fosil tersebut ditemukan warga di lembah sungai Cilalanang yang sangat terjal..

Unang Herman, warga Desa Cikawung ini menemukan fosil hewan tersebut saat melakukan aktivitas di sekitar obyek wisata alam Ciwado.

Awalnya, Unang membiarkan temuan tersebut berserak diatas tanah. Namun, temuan tersebut diambil dan dibawa pulang ke rumahnya karena ada keinginan untuk digosok menjadi batu akik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat disini tidak tahu kalau itu fosil. Dan dibiarkan saja di lembah. Batu diangkat dan dibawa pulang setelah ada keinginan untuk dibuat batu akik,” kata Unang, Rabu (15/01/2020).

Baca Juga :  Upacara dan Tabur Bungan di Taman Makam Pahlawan Kota Bekasiekasi

Unang menjelaskan keinginan membuat akik diurungkan dan menyimpan batu tersebut di pos wisata Ciwado. Pihaknya mengetahui temuannya itu merupakan fosil setelah bertemu Turidi, seorang fotografer asal Jakarta dan memperlihatkan temuannya tersebut.

Menurut Unang, karena ketidaktahuan masyarakat, banyak warga yang menjadikan fosil tulang berukuran panjang dijadikan tungku untuk memasak di dapur.

Adanya temuan tersebut, langsung diinformasikan kepada Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu. Dari hasil konsultasi dengan DR Lutfi Yondri, peneliti utama di Balai Arkeologi Bandung sudah dapat dipastikan sebagai fosil hewan vertebrata jenis stegodon atau gajah purba.

Baca Juga :  Sejak Dua Tahun Lalu, Akhirnya Izin Karaoke Keluar Juli 2020

“Fosil yang ditemukan di Ciwado ini memiliki panjang 32 Cm dan lingkar tulang 22 Cm” jelas Ketua TACB indramayu, Dedy S Musashi.

Selain ditemukan fosil tulang hewan vertebrata, tim TACB Indramayu bersama Kasi Cagar Budaya Disparbud Kabupaten Indramayu Tinus Suparto, menyusur ke lokasi sekitar temuan dengan radius 1 kilo meter.

Dari hasil survey awal, tim juga menemukan serpihan tulang dan taring hewan termasuk banyak ditemukan molusca yang banyak menempel di dinding batu.

” Saat ini fosilnya kita amankan dulu di lokasi yang aman agar terhindar dari pemburu fosil ilegal,” jelas Dedy Musashi.

Terkait dengan temuan tersebut, TACB Kabuoaten Indramayu sudah melaporkan kepada Balar Bandung dan Balai Pelestarian Cagar Budaya di Banten. Dari laporan ini akan ditindaklanjuti ke Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran.

Baca Juga :  Kualifikasi dan Peran Kompleks Seorang Guru

Ditanya mengenai usia fosil tersebut, Dedy mengaku tidak dapat menduga duga karena diperlukan penelitian lanjutan.

Namun, berdasarkan literasi yang ada menyebutkan masa hidup gajah purba diperkirakan pada masa pleistocen awal afau sekitar 1,5 juta tahun yang lalu.

Selain di Indramayu, tim geologi juga menemukan fosil stegodon di Kabupaten Majalengka berupa gading dengan ukuran panjang mencapai 3 meter. Temuan serupa juga ditemukan di situs Semedo Kabupaten Tegal.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Go-Woman.id Gelar Seminar UMKM Perempuan, Dorong Bisnis Rumahan Naik Kelas
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:06 WIB

Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:50 WIB

Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terbaru