F-BPD Nilai Panitia Pilkades Lambangsari Lalai

- Redaksi

Senin, 13 Agustus 2018 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Bekasi (F-BPD), Zuli Zulkifli

i

Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Bekasi (F-BPD), Zuli Zulkifli

RakyatJabarNews.com, Bekasi– Permasalahan puluhan warga Lambangsari yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) terus menuai protes dari berbagai kalangan. Panitia Pilkades Lambangsari dinilai lalai dalam menjalankan tugas mendata pemilih.

Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa Kabupaten Bekasi (F-BPD), Zuli Zulkifli menyoroti kisruh puluhan warga Desa Lambangsari yang tidak masuk dpt. Ia mengatakan warga yang memiliki ktp dan kk harus bisa memilih dalam Pilkades

Baca Juga :  Kunker Wali Kota Bekasi Kecamatan Mustika Jaya dan Bantargebang

“Jika warga sudah punya ktp dan kk desa setempat. Panitia Pilkades Lambangsari wajib memasukan data itu ke dalam dpt,”Kata Zuli diminta komentarnya oleh awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zuli menilai terjadinya puluhan warga yang tidak masuk dpt ini murni kesalahan dari pihak Panitia Pilkades Lambangsari.”Ini murni kesalahan panitia. Tidak ada alasan lagi, warga yang punya ktp dan kk desa setempat harus bisa memilih,”paparnya.

Baca Juga :  Ini Hasil, Pilkades Cijedil Cianjur

Hal ini merupakan mutlak hak politik warga., “Terlepas dukungan kesiapa-siapa. Karena mereka punya ktp dan kk desa setempat,”paparnya.

Menurut Zuli sesuai tahapan penetapan DPT di tanggal 15 Agustus besok. Jadi ada kemungkinan besar warga masih bisa masuk dalam DPT

Sebelumnya Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Yudhu Darmansyah menyebut Panitia Pilkades Lambangsari terlalu kaku.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gelar Simulasi Penerapan New Normal

“Dalam aturan hukum tata negara itu ada diskresi atau pengeculian. Warga yang punya ktp dan kk ini tidak boleh kehilangan hak pilih,”paparnya.

Yudhi mendesak Panitia Pilkades Lambangsari untuk segera merampungkan permasalahan ini agar situasi kondusif.

“Dalam aturan hukum tata negara itu ada diskresi atau pengecualian. Pilkada aja ada pengecualian dengan membawa E KTP. Artinya Panitia pun tidak boleh kaku,”paparnya. (yto/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !