E-Voting vs Sirekap, Ketua Ali Rido Jelaskan Perbedaannya

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 19:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido (kiri), saat berbincang santai bersama host RJ PRO, Resti Maulida (kanan), dalam podcast Unjuk Bicara: Bukan Sekadar Bicara yang digelar di Quest Prime Cikarang, Jumat (7/11/2025). Acara ini membahas peran teknologi e-voting dalam masa depan demokrasi dan penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

i

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido (kiri), saat berbincang santai bersama host RJ PRO, Resti Maulida (kanan), dalam podcast Unjuk Bicara: Bukan Sekadar Bicara yang digelar di Quest Prime Cikarang, Jumat (7/11/2025). Acara ini membahas peran teknologi e-voting dalam masa depan demokrasi dan penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

BEKASI — Isu penerapan electronic voting atau e-voting dalam penyelenggaraan Pemilu terus menjadi topik perbincangan hangat di berbagai kalangan. Dalam podcast “Unjuk Bicara: Bukan Sekadar Bicara”, Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido, menjelaskan secara lugas perbedaan antara e-voting dan Sirekap yang selama ini digunakan KPU.

Menurut Ali Rido, meski keduanya sama-sama berbasis aplikasi digital, fungsi keduanya sangat berbeda.

“Perbedaan paling mendasar, kalau electronic voting mencakup proses pemungutan dan penghitungan suara secara digital. Sedangkan Sirekap hanya berfungsi untuk merekapitulasi atau mentabulasi hasil suara,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali menegaskan, pemerintah bersama masyarakat sipil, akademisi, hingga para penggiat demokrasi perlu memahami dan menerjemahkan gagasan ini dengan tepat. Ia berharap, inovasi digital seperti e-voting tidak justru menjadi kendala di lapangan.

“Jangan sampai saran atau usulan e-voting ini malah menyulitkan masyarakat. Pemerintah tentu akan melakukan yang terbaik demi kemajuan demokrasi kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ali juga memaparkan bahwa penerapan sistem digital bukan hal baru bagi KPU. Sebelumnya, lembaga penyelenggara pemilu ini telah menggunakan berbagai sistem digital seperti Silon (sistem pencalonan), Sidalih (daftar pemilih), dan Sirekap (rekapitulasi suara).

“E-voting ini bisa dibilang lanjutan dari transformasi digital yang sudah dijalankan KPU selama beberapa tahun terakhir,” tambahnya.

Sementara itu, Resti Maulida, selaku host Unjuk Bicara produksi RJ PRO, menyoroti antusiasme publik terhadap isu efisiensi anggaran dan transparansi hasil pemilu. Ia menanyakan, apakah sistem e-voting juga berpengaruh terhadap efisiensi biaya penyelenggaraan.

Baca Juga :  Plt Bupati Bekasi Perpanjang Masa Jabatan Pj Sekda

Menanggapi hal tersebut, Ali Rido menyebut bahwa e-voting memang berpotensi menekan biaya logistik seperti surat suara, kotak, dan distribusi perlengkapan. Namun, hal itu tetap bergantung pada kesiapan infrastruktur dan kepercayaan publik terhadap sistem digital.

“Kesiapan pemerintah sangat penting, bukan hanya soal alat, tapi juga soal anggaran, keamanan data, dan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia optimistis masyarakat Kabupaten Bekasi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Baca Juga :  Telkomsel Siap Pastikan Kualitas Jaringan Sepanjang Ramadhan dan Idul Fitri

“Saya percaya masyarakat kita siap menghadapi perubahan menuju sistem yang lebih akuntabel dan modern,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Cek Destinasi Wisata Untuk Persiapan AKB

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB