DPRD Tunda Pembahasan Raperda Pariwisata, Aspirasi FUKIS soal Pasal 47 Diakomodasi

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anggota Pansus 14 DPRD Kabupaten Bekasi, Ombi Hari Wibowo bersama anggota pansus lainnya menemui massa Forum Ukhuwah Islamiyah (FUKIS) yang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (9/7/2026). Audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menunda sementara pembahasan Raperda Penyelenggaraan Kepariwisataan guna mengakomodasi aspirasi FUKIS, termasuk mempertahankan substansi Pasal 47 Perda Nomor 3 Tahun 2016.

i

Anggota Pansus 14 DPRD Kabupaten Bekasi, Ombi Hari Wibowo bersama anggota pansus lainnya menemui massa Forum Ukhuwah Islamiyah (FUKIS) yang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (9/7/2026). Audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menunda sementara pembahasan Raperda Penyelenggaraan Kepariwisataan guna mengakomodasi aspirasi FUKIS, termasuk mempertahankan substansi Pasal 47 Perda Nomor 3 Tahun 2016.

KABUPATEN BEKASI – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan di DPRD Kabupaten Bekasi resmi ditunda sementara.

Keputusan tersebut diambil Panitia Khusus (Pansus) 14 setelah menerima aspirasi dari FUKIS (Forum Ukhuwah Islamiyah) yang menyampaikan penolakan terhadap perubahan substansi Pasal 47 dalam Perda Nomor 3 Tahun 2016.

Keputusan itu disampaikan usai audiensi antara Pansus DPRD Kabupaten Bekasi dengan para ulama di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (9/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Pansus 14 DPRD Kabupaten Bekasi, Ombi Hari Wibowo, mengatakan seluruh anggota Pansus sepakat menghentikan sementara pembahasan hingga draf Raperda yang baru disusun dengan mengakomodasi berbagai masukan dari masyarakat.

Anggota Pansus 14 DPRD Kabupaten Bekasi, Ombi Hari Wibowo

“Kami menerima aspirasi dari para alim ulama yang tergabung dalam FUKIS. Alhamdulillah aksi berjalan kondusif. Seluruh anggota Pansus sepakat meng-hold sementara pembahasan sampai ada draf Raperda yang baru,” kata Ombi.

Baca Juga :  Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan

Ia menjelaskan, draf baru nantinya akan memperjelas substansi aturan, termasuk mempertimbangkan agar ketentuan Pasal 47 dalam Perda Nomor 3 Tahun 2016 tetap dipertahankan dengan penguatan sanksi sebagaimana menjadi aspirasi para ulama.

Ombi juga menepis anggapan bahwa revisi Raperda bertujuan melegalkan tempat hiburan malam (THM).

“Sejak awal kami tegaskan, tidak ada niat melegalkan THM. Justru tujuan revisi adalah memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan usaha pariwisata. Aspirasi para ulama menjadi masukan penting dalam penyempurnaan draf Raperda,” ujarnya.

Di sisi lain, Juru Bicara FUKIS, Ustad Dede, menyebut aksi penyampaian aspirasi merupakan bentuk kepedulian para ulama terhadap keberlangsungan aturan yang selama ini dinilai menjadi benteng moral di Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Genjot Tata Kelola Data, Targetkan Statistik Sektoral Makin Akurat dan Berkualitas

Menurutnya, Pasal 47 dalam Perda Nomor 3 Tahun 2016 merupakan hasil perjuangan panjang para ulama dan tokoh masyarakat untuk menjaga nilai-nilai religius di Kabupaten Bekasi. Karena itu, FUKIS meminta agar ketentuan tersebut tetap dipertahankan dalam Raperda yang baru.

“Kalau Pasal 47 direvisi, tentu akan menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Pasal itu merupakan hasil perjuangan para ulama demi menjaga Kabupaten Bekasi yang religius,” ujar Ustaz Dede.

Ia juga mengungkapkan adanya informasi mengenai dugaan pernyataan oknum yang dianggap meremehkan perjuangan para ulama. Namun, ia menegaskan belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut dan tidak ingin berspekulasi.

“Saya tidak tahu persis siapa yang dimaksud dan belum bisa memastikan kebenarannya. Karena itu saya tidak berani menyebut nama. Yang jelas, perjuangan para ulama jangan sampai dianggap remeh,” katanya.

Baca Juga :  ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Resmi Dibuka, Hotel Seni dan Lifestyle Modern di Timur Bekasi
Ustaz Dede Juru Bicara FUKIS.

Meski demikian, Ustaz Dede mengapresiasi sikap Pansus yang membuka ruang dialog dan bersedia menunda pembahasan Raperda untuk mengakomodasi aspirasi para ulama.

“Kami melihat komunikasi berjalan dua arah dengan baik. Harapan kami sederhana, Pasal 47 tetap dipertahankan dan diperkuat dengan sanksi yang lebih tegas sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang membuka ruang legalisasi tempat-tempat yang bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat Kabupaten Bekasi,” tutupnya.

Dengan ditundanya pembahasan tersebut, Pansus DPRD Kabupaten Bekasi bersama pemerintah daerah akan menyusun kembali draf Raperda Kepariwisataan sebelum melanjutkan pembahasan pada tahap berikutnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata
Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan
JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Asep Surya Atmaja Minta Direksi Tirta Bhagasasi Fokus Tingkatkan Kinerja
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:53 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Berita Terbaru