Asep Tinjau 4 Titik Longsor CBL

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau empat titik longsor di Jalan CBL. Akses kendaraan mulai dibuka, sementara perbaikan permanen segera dilakukan usai penyesuaian anggaran.

i

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau empat titik longsor di Jalan CBL. Akses kendaraan mulai dibuka, sementara perbaikan permanen segera dilakukan usai penyesuaian anggaran.

KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan akses di ruas Jalan Raya Cikarang–Bekasi Laut (CBL) mulai kembali normal setelah dilakukan penanganan darurat pada empat titik longsor yang sempat mengganggu mobilitas warga.

Kepastian itu disampaikan saat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Henri Lincoln meninjau langsung lokasi longsor di jalur CBL, Rabu (8/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan yang turut didampingi Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, unsur Forkopimda, serta Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Dwi Budi Wahyuningsih memastikan jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda empat meski masih bersifat sementara.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Puji Gebrakan Bupati Ade Kunang di HUT Bekasi ke-75

“Perbaikan permanen akan segera dibangun setelah seluruh tahapan penyesuaian anggaran selesai. Yang terpenting saat ini akses masyarakat sudah mulai dapat digunakan kembali,” kata Asep.

Meski akses telah dibuka, Asep mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut karena proses pemulihan infrastruktur masih berlangsung.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya aktivitas akibat kerusakan Jalan KH Asmawi di jalur CBL, Desa Kalijaya, Kecamatan Cibitung.

Selain meninjau titik longsor, rombongan mengecek kondisi Jembatan BSH yang berada di jalur CBL. Hasil pemeriksaan menunjukkan jembatan tersebut masih aman dan layak dilalui kendaraan.

Baca Juga :  Hadiah Umrah & Motor Panaskan Ajang PORKIND MM2100

Menurut Asep, kondisi jembatan tidak separah informasi yang beredar di media sosial. Pemerintah, kata dia, akan segera melakukan perbaikan infrastruktur secara bertahap setelah proses penyesuaian harga satuan pekerjaan selesai.

Saat ini, Pemkab Bekasi tengah menyelesaikan penyesuaian anggaran menyusul kenaikan harga material konstruksi seperti semen, besi, dan pasir. Setelah proses administrasi rampung, pekerjaan fisik akan segera dimulai.

Asep menjelaskan terdapat empat titik longsor di sepanjang jalur CBL, yakni tiga titik di Desa Kertamukti dan satu titik di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung. Penanganan darurat telah dilakukan sehingga arus lalu lintas kembali berjalan, meski masih memerlukan penyempurnaan.

Baca Juga :  Liburan Singkat, Sensasi Maksimal-Rahasia Seru di FOX Lite Cikarang

Sementara itu, Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Dwi Budi Wahyuningsih mengatakan seluruh pekerjaan perbaikan jalan, jembatan, dan titik longsor di Kabupaten Bekasi telah dialokasikan dalam APBD Murni Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, pelaksanaan perbaikan akan dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku agar infrastruktur lebih aman dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan
Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan
76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76
PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi
Salat Jumat Berlangsung, Panggilan Kebakaran Masuk! Damkar Kabupaten Bekasi Langsung Meluncur
Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ
6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:02 WIB

76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:52 WIB

PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami