Disidak Anggota DPR-RI, Pimpinan LPK MHJ Janji Kembalikan Uang Peserta Didik Jika Tak Berangkatkan ke Jepang

- Redaksi

Jumat, 29 November 2019 - 13:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Berbincang: Anggota Komisi IX DPR-RI Obon Tabroni berbincang dengan korban dugaan penipuan di LPK MHJ.

i

Berbincang: Anggota Komisi IX DPR-RI Obon Tabroni berbincang dengan korban dugaan penipuan di LPK MHJ.

RJN, Bekasi – Anggota Komisi IX DPR-RI Obon Tabroni melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT Miraino Hashi Jaya (MHJ), pada Jumat (29/11/2019).

Sidak dilakukan karena mendapati banyak keluhan dugaan penipuan dari peserta didik LPK yang beralamat di Graha Prima, Tambun Utara.

“Sidak kami  lakukan berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat yang merasa tertipu oleh LPK yang menawarkan program magang ke Jepang. Kami tinjau langsung,”kata Obon usai melakukan sidak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana depan Kantor LPK MHJ, Jumat (29/11/2019).

Di LPK MHJ, para korban mengeluhkan sudah keluar biaya banyak namun tidak kunjung diberangkat ke Jepang. Mereka juga mengeluhkan surat kontrak yang diduga bodong.

Baca Juga :  Eddi Supriadi: Mahasiwa STIT Nusantara Wajib Mengikuti PKMB

Usai menemui korban, Obon langsung mengecek kantor LPK MHJ untuk mengklarifikasi ke Direktur Utama LPK MHJ, Murdiyono Jaya yang didampingi pihak Disnaker Kabupaten Bekasi.

“Pertama persoalan ketidak jelasan pemberangkatan mereka yang terkatung-katung tidak kunjung berangkat, bahkan ada yang setahun. Kedua teman-teman merasa menjadi korban. Saya sebagai fungsi kontrol mengklarifikasi, mempertanyakan,”kata Obon.

Usai berdiskusi dengan pihak LPK MHJ, Obon mengatakan pihak pimpinan  berkomitmen jika Januari tidak memberangkatkan anak didik akan mengembalikan uang yang sudah disetor.

“Dia bilang (pimpinan,red), kalau ga ada pemberangkatkan sampai Januari. Yang bersangkutan bersedia mengembalikan uang yang sudah disampaikan anak-anak. Perjanjian secara tertulis,”paparnya.

Baca Juga :  Jadwal & Tahapan Panitia Pemungutan Suara Seleksi Calon Anggota Untuk PILKADA 2024

Anggota Komisi IX DPR-RI Obon Tabroni saat sidak di LPK MHJ, Jumat (29/11/2019).

Sebagai wakil rakyat, Obon memastikan akan terus mengawal masyarakat agar tidak merasa dirugikan oleh LPK, “Urusan ijin itu ada pemerintah. Kita fokus di aduan masyarakat,”katanya.

Terkait surat kontrak berbahasa Jepang yang diduga bodong, Obon menyebut ada beberapa kejanggalan yaitu tidak adanya stempel, “Untuk SK berbahasa Jepang harus ada diuji dulu. Secara umum harus ada stempel, tetapi itu tidak ada,”tuturnya.

Pemerintah, kata Obon memang bekerjasama dengan Jepang untuk pemberangkatan magang, namun kouta hanya dibatasi sekitar 70 ribu orang se Indonesia. Oleh sebab itu masyarakat harus berhati-hati jika ada yang menawarkan magang ke Jepang.

Baca Juga :  Kapolri Sidak Produksi Migor di Bantargebang

“Banyak LPK-LPK yang ga jelas. Kadang-kadang memberangkatkan pribadi dengan visa turis. Ini jelas tidak boleh,”paparnya.

Salah satu peserta didik mengatakan sudah banyak yang dijanjikan lebih dari seratus orang, namun dari awal perusahaan berdiri belum ada yang diberangkatkan ke Jepang.

“Saya sudah membayar sekitar 27 juta, tapi sampai sekarang belum diberangkatkan, teman-teman yang juga sama cuma bervariasi pembayaran ke LPK,”kata Arif Santoso.

(izi/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Camat Cibitung Pastikan Pelayanan Desa Pascapilkades Tetap Berjalan Normal

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB