Dinkes Kabupaten Bekasi Berikan Tips Cegah Obesitas Pada Anak

- Redaksi

Senin, 3 Juli 2023 - 09:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriadinata menyampaikan obesitas atau kelebihan berat badan pada Bayi di Bawah Lima Tahun (Balita) menjadi perhatian Pemkab Bekasi. Saat ini ada sekitar 1.440 Balita terindikasi obesitas dan 275 balita di dalamnya masih berusia di bawah dua tahun (0-23 bulan).

i

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriadinata menyampaikan obesitas atau kelebihan berat badan pada Bayi di Bawah Lima Tahun (Balita) menjadi perhatian Pemkab Bekasi. Saat ini ada sekitar 1.440 Balita terindikasi obesitas dan 275 balita di dalamnya masih berusia di bawah dua tahun (0-23 bulan).

Bekasi – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriadinata menyampaikan obesitas atau kelebihan berat badan pada Bayi di Bawah Lima Tahun (Balita) menjadi perhatian Pemkab Bekasi. Saat ini ada sekitar 1.440 Balita terindikasi obesitas dan 275 balita di dalamnya masih berusia di bawah dua tahun (0-23 bulan).

Berdasarkan hal tersebut Dinkes Kabupaten Bekasi mengimbau agar masyarakat bisa melakukan pencegahan kepada anak-anaknya. Seperti menerapkan pola makan sehat dan seimbang, menjaga berat, panjang, serta tinggi badan.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Siapkan Tim Medis Melalui Puskesmas di Berbagai Tempat Terdampak Banjir

“Ditimbang rutin setiap bulan ketika ada kenaikan yang tidak wajar, dapat langsung dikonsultasikan ke dokter yang ada di Puskesmas terdekat di sekitar Posyandu. Pemkab juga sudah rutin lakukan bulan penambangan Balita dimulai dari Februari sampai Agustus sampai memberikan vitamin A,” ungkap Supriadinata di kantornya, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Senin, (03/06/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, peran aktif orang tua penting untuk pencegahan. Apalagi persoalan gizi ini berawal dari konsumsi makanan yang tidak sehat.

Baca Juga :  Pengadaan Pakaian Kepala Daerah Dinilai Produk Gagal Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

“Di wilayah urban mobilitas warga seperti di Kabupaten Bekasi banyak orang tua bekerja, bapak ibunya pulang malam dan sementara bayi diasuh orang lain. Bisa jadi si bayi diasuh orang lain agar diam dikasih makan minum manis, sehingga memicu obesitas. Meskipun ada juga faktor internal atau genetik walaupun ini relatif kecil, jika mengacu teori H.L Bloom faktor genetika peluangnya hanya 10 persen,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Bekasi, Masrikoh menambahkan Dinkes terus memberikan penyuluhan berkelanjutan kepada masyarakat kaitan penerapan pola hidup sehat. Selain itu pihaknya juga memberi kiat bagi para ibu agar menerapkan inisiatif menyusu dini, memberikan ASI eksklusif sampai usia enam bulan hingga 2 tahun.

Baca Juga :  Dinkes Kab. Bekasi Siapkan Tim Medis di 15 Pokso Mudik

“Kami kontinyu memberikan makanan bayi dan anak sesuai kelompok umur, serta tummy timeline untuk bayi yang belum bisa merangkak sebagai usaha aktivitas fisik, upaya ini bisa mencegah bayi dan balita mengalami obesitas,” pungkasnya. red

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat
LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari
Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:30 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat

Senin, 14 September 2026 - 16:18 WIB

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Berita Terbaru

XLSMART bersama REMIND menghadirkan #ByeByeBox di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, sebagai teknologi E-Waste Reverse Vending Machine untuk mendorong pengelolaan sampah elektronik dan ekonomi sirkular.

Bandung

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:27 WIB

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB