Didit Susilo: Polemik dan Kegaduhan Ujung-ujungnya Pelayanan Publik Menjadi Terganggu

- Redaksi

Rabu, 1 Agustus 2018 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi– Polemik calon pelaksana tugas (Plt) sekretaris daerah (Sekda) yang diajukan Pj Walikota Bekasi Rudi Gandakusumah, tidak boleh sampai mengganggu pelayanan publik. Perseteruan Pj Walikota dengan Walikota Bekasi terpilih dinilai sebagai contoh buruk dalam pengelolaan birokrasi.

Pemerhati Kebijakan dan Pelayanan Publik Bekasi, Didit Susilo menyampaikan, meski pasangan walikota dan wakil walikota terpilih saat ini belum ditetapkan oleh KPU Kota Bekasi karena menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK), tapi etikanya Pj Walikota Bekasi harus membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Lagi, Target Energi Baru Terbarukan Jadi 17-19 Persen di 2025

“Membangun komunikasi itu kan bagian dari silaturahmi dan bisa mencairkan ego personal yang tidak perlu. Jangan hanya bicara diskresi kekuasaan, akibatnya menimbulkan kegaduhan,” ujarnya,Rabu (1/8).

Baca Juga :  Rahmat Effendi Bertemu Anies Baswedan Bahas Ini

Sehingga tidak akan menimbulkan polemik dan kegaduhan yang ujung-ujungnya pelayanan publik menjadi terganggu. Oleh sebab itu, jika nanti penetapan walikota dan wakil walikota terpilih sudah dilakukan KPU, sebaiknya dibuat tim penghubung atau tim singkronisasi dan asistensi antara walikota terpilih dengan Pemkot Bekasi.

“Tim itu sangat penting untuk singkronisasi, menyelaraskan RJPMD, RAPBD 2019, menyesuaikan program 100 hari kerja, visi misi 5 tahun ke depan,” ujar Didit.

Baca Juga :  Kesbangpol Kota Bekasi Seleksi Calon Paskibraka Tahun 2025

Dia mencontohkan, Gubernur DKI Jakarta terpilih dan Gubernur Jawa Barat terpilih juga membentuk tim serupa untuk koordinasi dan singkronisasi. “Sehingga tidak ada kegaduhan dan polemik yang kian meruncing karena ego kekuasaan yang berlebihan,” jelasnya.(izi/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama
DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait
Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau
DLH Kota Bekasi Selidiki Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Sumber Diduga dari Hulu
Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas

Senin, 27 Juli 2026 - 16:01 WIB

Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52 WIB

Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami