Cek 7 Fakta Ketupat Lambang Permintaan Maaf dan Sejak Abad 15

- Redaksi

Jumat, 12 April 2024 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa: Ketupat Lebaran.

i

Foto Istimewa: Ketupat Lebaran.

Serba-serbi – Ketupat adalah hidangan yang selalu ada kala Lebaran. Berikut fakta menarik ketupat yang harus kamu ketahui.

Ketupat adalah makanan yang diolah dari beras yang dimasukkan ke dalam selongsong ketupat dan direbus dalam waktu yang lama. Umumnya, ketupat disajikan bersama sayur labu, sambal goreng kentang, dan rendang.

Berikut beberapa fakta menarik ketupat:
1. Lambang permintaan maaf
Ketupat sendiri ternyata menyimpan banyak makna dan arti. Semuanya merujuk pada pesan Lebaran yang penuh dengan pengampunan dan permintaan maaf atas semua kesalahan lahir dan batin.

Ketupat bermakna keseimbangan alam dalam empat arah mata angin utama, timur, selatan, barat, dan utara dengan satu pusat. Hal lainnya juga berarti bahwa sekalipun manusia pergi ke mana pun, namun akan kembali pada satu pusat yaitu Tuhan Yang Maha Esa.

2. Empat sisi ketupat punya arti
Bentuk belah ketupat dengan empat sisinya diasumsikan sebagai empat macam nafsu yang dimiliki manusia yang dikalahkan dengan berpuasa. Sedangkan anyaman kulit ketupat ini juga dianggap sebagai gambaran jalan hidup manusia yang rumit dan berliku.

Baca Juga :  Wali Kota Bersama Ketua DPRD Kota Bekasi Letakkan Batu Pertama Renovasi Kantor dan Masjid

3. Siapa yang memperkenalkan ketupat?
Mengutip berbagai sumber, tradisi ketupat ini berawal dari penyebaran agama Islam di pulau Jawa oleh Sunan Kalijaga.

Dia menjadikan Ketupat sebagai budaya dan filosofi Jawa yang berbaur dengan nilai keislaman. Saat itu terdapat upaya membaurkan pengaruh budaya Hindu pada nilai keislaman, sehingga ada akulturasi budaya antara keduanya.

Baca Juga :  Pemprov Jabar diminta Tegur Kontraktor Jembatan Jalur Pantura Cirebon

Sunan Kalijaga membagikan Ketupat sebagai sarana untuk berdakwah menyebarkan agama Islam. Ini menjadi pendekatan budaya oleh Sunan Kalijaga untuk mengajak orang Jawa untuk memeluk agama Islam pada kala itu. Tradisi Ketupat ini menjadi melekat di Indonesia sebagai hidangan Lebaran.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru