BPJS Kesehatan dan Instansi Kesehatan Lainnya Siap Berikan Pelayanan Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018

- Redaksi

Senin, 4 Juni 2018 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1439 H dan arus balik serta mudik, BPJS Kesehatan Cabang Cirebon beserta stakeholder kesehatan di wilayah kota dan kabupaten Cirebon menyatakan kesiapannya dalam pelayanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018.

Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon Dasrial mengungkapkan, BPJS Kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjamin pelayanan kesehatan saat libur lebaran tahun 2018, tepatnya H-8 sampai H+8 atau 7-23 Juni 2018.

“Seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan, wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS,” jelasnya saat Konferensi Pers di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Jl. Sudarsono Kota Cirebon, Senin (4/6).

Baca Juga :  Kemenkumham RI Berikan Bantuan 1000 Sembako dan Masker Untuk Kota Bekasi

Dalam Konferensi Pers tersebut, turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon dr. Edy Sugiarto sebagai perwakilan dari Fasilitas Kesehatan milik Pemerintah/Puskesmas, Pimpinan RSUD Gunung Jati dr. Bunadi, Pimpinan RS Mitra Plumbon dr. Ahmad Qoyyim, serta Manajemen Klinik Lintas Pantura Dwi Astuti.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon dr. Edy Sugiarto, bahwa pihak Pemerintah Kota Cirebon menurunkan tenaga medis sebanyak 249 kru di 4 titik untuk pengamanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018. Pelayanan arus mudik dan balik tersebut dipusatkan dari H-10 hingga H+10 Lebaran 2018.

Baca Juga :  Musrenbang Tingkat Kecamatan Bekasi Timur di Buka Oleh Camat Bekasi Timur

“4 titik tersebut di antaranya Sunyaragi, Pegambiran, Krucuk, dan Terminal. Kita akan bangun pos-pos di 4 titik tersebut. Selain itu, kita juga ada pelayanan via mobile,” jelasnya.

Edy melanjutkan, yang riskan dari arus mudik dan balik adalah di jalur Pantura dan Tol. Karena wilayah Kota Cirebon tidak ada tol, maka Edy memastikan bahwa jalur-jalur di Kota Cirebon aman, termasuk Pantura (By Pass).

Sedangkan menurut Pimpinan RSUD Gunung Jati dr. Bunadi, bahwa RSUD Gunung Jati tidak ada liburan, dan tetap siaga selama 24 jam. Karena itu, pelayanan kesehatan selama mudik akan dimaksimalkan.

Baca Juga :  Mudik Lebaran Tahun Ini Dilarang Lagi? Ini Kata Kemenhub

“Rumah sakit kita merupakan rumah sakit rujukan se-Wilayah Tiga Cirebon. Karena itu, kita akan ada penambahan SDM untuk penanggulangan kemungkinan hal-hal yang akan terjadi. Karena itu, meskipun libur, kita tetap piket dan siap memberikan pelayanan terbaik,” terangnya.

Hal senada pun diungkapkan oleh pimpinan RS Mitra Plumbon dr. Ahmad Qoyyim, bahwa pihaknya selalu siap memberikan pelayanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018, apalagi letaknya yang dekat dengan Gerbang Tol Plumbon.

“Kita prinsipnya rutin, apalagi ada gerbang tol di sini. Kita berharap aman dan tidak ingin ada pemudik yang mengalami kendala,” terangnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami