Besok Pulang ke Indonesia, Kuwu Buntet akan Jemput TKI yang Selamat dari Hukuman Pancung Arab Saudi

- Redaksi

Jumat, 30 Maret 2018 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kabar kepulangan TKI asal Desa Buntet Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon yang berhasil selamat dari hukuman pancung di Arab Saudi kini menjadi perhatian. Kepala Desa Buntet Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon Edi Suhaedi pun berinisiatif untuk menjemputnya.

“Kami akan menjemput ke Bandara Internasional Cengkareng di Tangerang bersama pejabat dari Dinas Ketenaga Kerjaan Kabupaten Cirebon yang diwakili oleh Kabid Ketenaga Kerjaan,” jelasnya saat ditemui awak media di kediamannya, Jumat (30/3).

Baca Juga :  Pihak Desa di Kabupaten Cirebon Didesak agar Meningkatkan SDM

Edi menjelaskan, akibat adanya cuaca buruk yakni badai pasir di Bendara King Abdul Aziz Riyadh, maka kepulangannya akan dilakukan besok (31/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Edi, kepulangan warganya yang menjadi TKI di Arab Saudi merupakan anugrah yang tidak terhingga dari Allah SWT, serta hasil kerja keras Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui Kawat Diplomatiknya yang berhasil menyelamatkan TKI bernama Masamah (31) tersebut dari hukuman pancung.

Karena itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemerintah Desa akan lebih selektif dalam memberikan izin kepada warga yang menginginkan bekerja di luar negeri.

Baca Juga :  Pemerintah Canangkan Imunisasi MR Bulan Agustus-September

“Sejak 4 tahun lalu, saya sebagai Kuwu selektif dalam memberikan izin bekerja ke luar negeri. Kami tidak ingin warga kami menjadi korban dari human trafficking atau penjualan manusia,” jelasnya yang juga menjabat sebagai Ketua 1 FKKC Kabupaten Cirebon.

Bahkan, pihaknya sekarang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Islandia yang akan mengadakan sosialisasi tentang kejahatan penjualan manusia yang selalu mengancam warga Negara Indonesia oleh sindikat kejahatan internasional.

Baca Juga :  Wow, Setahun lebih Desa Ini Tidak melakukan Pembangunan

“Desa Buntet kami terpilih menjadi salah satu desa percontohan yang akan mengadakan kerja sama dengan pihak Negara Islandia, karena ada salah satu warga yang sampai hari ini lost contact atau hilang kontak. Sehingga, perlu Sosialisasi pada masyarakat akan bahaya kejahatan penjualan manusia atau human trafficking yang mengincar para tenaga kerja dari negara kita,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
HBH Lamahu Bekasi Pererat Harmoni Budaya di CFD
Pasar Tumpah Cikarang Bakal “Disapu Bersih”, TNI-Polri Siaga 24 Jam!
Asep Surya Ajak Infocity Kawal Program Bekasi, Fokus Sampah hingga Banjir
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 11 Mei 2026 - 21:59 WIB

SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:41 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya

Berita Terbaru