RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kabar kepulangan TKI asal Desa Buntet Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon yang berhasil selamat dari hukuman pancung di Arab Saudi kini menjadi perhatian. Kepala Desa Buntet Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon Edi Suhaedi pun berinisiatif untuk menjemputnya.
“Kami akan menjemput ke Bandara Internasional Cengkareng di Tangerang bersama pejabat dari Dinas Ketenaga Kerjaan Kabupaten Cirebon yang diwakili oleh Kabid Ketenaga Kerjaan,” jelasnya saat ditemui awak media di kediamannya, Jumat (30/3).
Edi menjelaskan, akibat adanya cuaca buruk yakni badai pasir di Bendara King Abdul Aziz Riyadh, maka kepulangannya akan dilakukan besok (31/3).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masih menurut Edi, kepulangan warganya yang menjadi TKI di Arab Saudi merupakan anugrah yang tidak terhingga dari Allah SWT, serta hasil kerja keras Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui Kawat Diplomatiknya yang berhasil menyelamatkan TKI bernama Masamah (31) tersebut dari hukuman pancung.
Karena itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemerintah Desa akan lebih selektif dalam memberikan izin kepada warga yang menginginkan bekerja di luar negeri.
“Sejak 4 tahun lalu, saya sebagai Kuwu selektif dalam memberikan izin bekerja ke luar negeri. Kami tidak ingin warga kami menjadi korban dari human trafficking atau penjualan manusia,” jelasnya yang juga menjabat sebagai Ketua 1 FKKC Kabupaten Cirebon.
Bahkan, pihaknya sekarang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Islandia yang akan mengadakan sosialisasi tentang kejahatan penjualan manusia yang selalu mengancam warga Negara Indonesia oleh sindikat kejahatan internasional.
“Desa Buntet kami terpilih menjadi salah satu desa percontohan yang akan mengadakan kerja sama dengan pihak Negara Islandia, karena ada salah satu warga yang sampai hari ini lost contact atau hilang kontak. Sehingga, perlu Sosialisasi pada masyarakat akan bahaya kejahatan penjualan manusia atau human trafficking yang mengincar para tenaga kerja dari negara kita,” pungkasnya.(Ymd/RJN)









