Batu Kursi Cirebon, Tempat Ritual Pemburu Jabatan Mendadak Ramai Dikunjungi

- Redaksi

Rabu, 9 Oktober 2019 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Batu Kursi di Desa Greged, Kabupaten Cirebon mendadak ramai pengunjung. Kebanyakan pengunjung yang datang di malam hari itu memiliki niatan atau keinginan yakni mendapatkan jabatan.

Fenomena praktik berbau klenik dan mistis ini tengah terjadi di Kabupaten Cirebon, pasalnya di sejumlah wilayah di kota udang akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa. Selain dari Cirebon, Batu Kursi banyak juga dikunjungi oleh warga luar Cirebon dengan tujuan yang sama.

Baca Juga :  SDN Kayuringin Jaya VI Rebut Juara Pertama Lomba SKJ Jadoel 2019

Tokoh masyarakat Desa Greged, Puri mengatakan, di zaman yang sudah modern ini Batu Kursi masih dipercaya oleh masyarakat yang akan melaksanakan kontestasi jabatan. “Menjelang pemilihan Kepala Desa banyak orang datang ke Batu Kursi,” kataya, Rabu (9/10/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia melanjutkan, sebelum duduk di batu itu pengunjung biasanya membaca doa-doa dan membawa sesaji berupa serabi, sate, dan sebatang rokok. “Mereka biasanya datang pada malam hari supaya tidak ada yang melihat, tapi tetap izin kepada warga sekitar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengguna KRL Keluhkan Layanan E-Ticketing yang Diupgrade

Puri mewanti-wanti, pengunjung jangan sampai meminta hal-hal yang negatif termasuk kekayaan. “Jangan minta yang bukan-bukan, selain jabatan tidak boleh,” katanya.

Baca Juga :  Stasiun Kejaksan Mulai Dipenuhi Pemudik

Ia menjelaskan, keberadaan Batu Kursi sudah sangat lama dan tahun 2011 lalu telah diteliti oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Badan Pengembangan Sumber Daya Balai Arkeologi Bandung.

“Sudah diteliti tapi hasilnya hanya berupa susunan batu monolit di atas batu punden. Bentuknya memang seperti kursi, ada tempat untuk duduk dan tempat punggung untuk sandaran,” ungkapnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru