Bank Indonesia Dorong UMKM di Ciayumajakuning Terapkan Bisnis e-Commerce

- Redaksi

Sabtu, 31 Agustus 2019 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjual produknya di pasar digital. Karena, e-Commerce dinilai sangat potensial untuk meningkatkan kuantitas penjualan suatu produk sehingga omzet yang diperoleh bisa berkali-kali lipat daripada pemasaran yang dilakukan secara konvensional.

Sebanyak 79 UMKM di Wilayah III Cirebon diberikan pelatihan bagaimana memanfaatkan platform digital. Pasalnya, sebelum memasuki pasar yang lebih luas apalagi penjualan secara online, pelaku UMKM perlu melakukan penyesuaian dari mulai strategi pemasaran, metode penjualan, pengemasan produk, dan kualitas produk.

Baca Juga :  Warga Talun Digegerkan dengan Penemuan Organ Tubuh Manusia di Jalan Tol

Menurut Kepala KPwBI Cirebon Fadhil Nugroho, selama ini pelaku UMKM sudah memanfaatkan media sosial untuk menjual produknya, namun belum optimal. Karena masih menggunakan akun pribadi sehingga pasar yang diraih masih dalam skala kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lewat pelatihan ini, kami memfasilitasi pelaku UMKM agar produk-produk mereka dapat dikenal dan menjual produknya di pasar yang lebih luas lagi yaitu melalui platform digital,” katanya, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga :  Perempuan Indonesia Expo 2022, Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi COVID-19

Fadhil menyatakan, Wilayah III Cirebon memiliki sejumlah produk unggulan mulai dari kuliner, makanan olahan, kerajinan tangan, dan lainnya. Namun, komoditas itu belum dapat bersaing optimal dengan produk lainnya yang sudah lebih dulu ada di e-Commerce.

“Setiap daerah pasti punya produk unggulan, di Cirebon juga ada. Namun, kendalanya adalah mereka mampu memproduksi tapi belum maksimal dalam penjualan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Sego Babat Surabaya Khas Buah Tangan Orang Cirebon

Dia menekankan, jika ingin diminati oleh pasar global suatu produk harus memiliki kualitas yang baik, kemasan yang menarik, dan harga yang bersaing. Jika hal ini tidak dicermati maka pengusaha-pengusaha atau pelaku UMKM akan tergerus oleh produk-produk impor.

“Jangan sampai yang dijual di online itu dikuasai oleh produk-produk impor semua. Kita jangan mau kalah dan ketinggalan,” tuturnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !