Pada bulan Ramadhan kebahagian seorang muslim Allah SWT tambahkan lebih banyak lagi. Mulai dari amal yang pahalanya dilipat gandakan hingga pembebasan manusia dari siksaan api neraka. Pada orang yang sedang shaum (berpuasa) setidaknya Nabi SAW pernah bersabda bahwa, “bagi orang yang shaum ada dua kebahagiaan; kebahagiaan pertama saat berbuka dan kebahagiaan kedua saat bertemu dengan Tuhannya (Allah SWT)” (HR. Muttafaq ‘Alaihi).
Kebahagiaan orang yang shaum tentu bukan bermakna duniawi semata. Namun kebahagiaan orang yang shaum itu lahir dari kenikmatan yang ia rasakan saat ia diberikan kekuatan untuk bisa melaksakan ibadah kepada Allah yang cukup berat. Menahan nafsu untuk tidak makan, minum, menjaga hati, lisan dan pandangan disiang hari mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari tentu bukan perkara mudah, bahkan sangat berat dan melelahkan. Ditambah yang shaum juga harus menjaga syahwatnya untuk tidak melakukan hal-hal yang diharamkan oleh Allah walau ‘mendekati’ pasangan sahnya hingga terbenamnya matahari.
Kumandang adzan adalah waktu-waktu yang dinanti. Karena adzan merupakan cek point bagi hati setiap muslim yang mendambakan kebahagiaan. Menanti adzan magrib adalah waktu yang sangat dirindukan. Seoalah tidak ada waktu yang paling penting untuk ditunggu kecuali waktu datangnya adzan magrib. Maka sungguh bahagianya orang yang sedang shaum ketika kumandang adzan magrib mulai bergema. Semua larut dalam kebahagiaan menyantap hidangan buka puasa yang sudah dikumpulkan sebelumnya. Bahkan banyak diantaranya orang lupa mengingat Allah ketika berada dalam kebahagiaan saat berbuka hingga tidak sempat berdo’a. Padahal Nabi SAW mengingatkan kepada kita, “ingatlah kepada Allah saat kita bahagia/senang, maka Allah SWT akan mengingat kita saat susah/sedih” (HR. Iman Tirmidzi). Maka bersyukur dan berdo’alah dalam sekecil apapun kesempatan dan kebahagiaan kita agar Allah SWT datang lebih cepat saat kita dalam kesempitan dan membutuhkan pertolonganNYA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya









