Ayu Sunjaya Bagikan Kartu JKN/KIS

- Redaksi

Rabu, 29 November 2017 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kecamatan Astana Japura mendapatkan 1.884 Kartu Jaminan Kesehatan Nasional JKN/KIS (red. Penerima Bantuan Iuran/PBI) dan merupakan jumlah terbesar yang mendapatkan kartu JKN/KIS di Kabupaten Cirebon. Acara Pembagian kartu JKN/KIS pada masyarakat Astana Japura tersebut sekaligus mengajak dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germans) diserahkan oleh Ayu Sunjaya selaku istri Bupati Cirebon dan didampingi Dr. Neneng selaku Sekdis Dinkes Kabupaten Cirebon, serta dihadiri oleh para penerimaan Kartu JKN/KIS dari Masyarakat berbagai Desa yang menerimaan Program JKN dari Anggaran APBD Kabupaten Cirebon.

Ayu Sunjaya seusai menyerahkan Kartu JKN/KIS di halaman Kantor Kecamatan Astana Japura mengatakan, bahwa Bupati Sunjaya mengurusi masyarakat agar senantiasa mendapatkan pelayanan kesehatan khususnya masyarakat kurang mampu dengan memprogramkan JKN/KIS dan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Program tersebut menganggarkan dana dari APBD Kabupaten Cirebon untuk pemberian JKN/KIS pada masyarakat Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Ketua Komisioner Panwas akan Tindak Tegas Kuwu dan PNS yang Bermain Money Politik

“Ini merupakan bentuk kecintaan seorang pemimpin daerah pada masyarakatnya dengan mengalokasikan Dana APBD Kabupaten Cirebon untuk program JKN KIS,” jelasnya saat ditemui awak media, Rabu (29/11).

Ditambahkan Ayu Sunjaya, bahwa kesehatan dan kesejahteraan masyarakat selalu menjadi perhatian dari Bupati Sunjaya melalui program-program yang pro rakyat seperti pemberian kartu JKN/KIS. Selain itu, Kabupaten Cirebon juga merupakan kabupaten ramah anak, sehingga pendidikan dini menjadi salah satu program prioritas Bupati Sunjaya.

Baca Juga :  PT Hyundai Sumbangan Pakaian Layak Pakai Kualitas Internasional

“Kami memprioritaskan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui program program yang pro rakyat,” tuturnya.

Masih menurut Ayu, harapan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon masyarakat sehat walaupun memiliki kartu JKN/KIS, kesehatan masyarakat menjadi motor penggerak kemajuan pembangunan di segala sektornya, sehingga kesejahteraan menjadi milik semua masyarakat di Kabupaten Cirebon.

“Kami berharap walau pun Pemda Kabupaten Cirebon memberikan JKN/KIS, namun kami berharap masyarakat sehat melalui gerakan masyarakat hidup sehat,” tuturnya.

Sedangkan menurut Dr. Neneng selaku Sekdis Dinkes Kabupaten Cirebon, bahwa pemberian kartu JKN/KIS ini hasil dari pendataan Dinas Sosial. Dan jika ada masyarakat yang belum terdaftar, maka akan dievaluasi dan akan didaftarkan pada tahun 2018.

Baca Juga :  Pesan Penting Bupati Bekasi Ade Kuswara Usai Pelantikan

“Data Penerima Bantuan JKN/KIS ini hasil pendataan dari Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, dan kami harapkan ada kerja sama dari masyarakat guna mengevaluasi data yang valid, sehingga masyarakat yang mendapatkan benar-benar masyarakat kurangan mampu,” jelasnya.

Sedangkan menurut Dr. Sudiono selaku Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) kesehatan masyarakat mengatakan jumlah peserta di Kabupaten Cirebon yang sudah terdaftar sebesar 82% dari 2 juta penduduk, sehingga tinggal 233.000 jiwa yang belum terdaftar dalam program ini.

“Kami menganggarkan pada tahun ini sebesar 18 milyaran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) menjamin melalui program JKN/KIS dengan sasaran masyarakat kurang mampu hasil pendataan bersama Dinas Sosial,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB