ASN Kelurahan Pekayon Jaya Jadi Korban Tsunami Selat Sunda

- Redaksi

Senin, 24 Desember 2018 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Banten – Bencana alam berupa Tsunami yang tengah terjadi di Tanjung Lesung, Provinsi Banten, ini mengakibatkan juga beberapa warga yang berdomisili di Kota Bekasi ikut menjadi korban, menurut info yang ada, Staf Kelurahan Pekayon Jaya sedang mengadakan gathering di wilayah itu.

Jelang akhir tahun, Aparatur Sipil Negara (ASN) mengadakan gathering akhir tahun, yang juga dikatakan oleh Sekretaris Kelurahan Pekayon Jaya, Encup S, ia mengatakan memang disana juga Lurah Pekayon Jaya hadir, akan tetapi ia pulang lebih awal sekita 21.00 WIB, dan ia juga mengatakan rombongan sekitar 11 orang serta warga Pekayon Jaya ikut dalam acara gathering tersebut.

Baca Juga :  Update Data Korban Meninggal Pasca Tsunami, 222 Orang Meninggal

Staf yang mengalami luka serius diantaranya yakni Yogi, yang di bawa langsung ke RSUD Banten dan lainnya mengalami luka ringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu ASN, Heri Kurnianto, Kepala Seksi Trantibum Pekayon Jaya juga ikut dalam acara tersebut, dan ia mengalami tsunami tersebut dengan luka luka dan juga beberapa orang lainnya, disertakan juga foto ia yang dalam penanganan di RSUD Banten.

Dari keterangan yang di dapat, pasca kejadian staf dari korban di bawa ke Puskesmas Panimbang dan juga ke RSUD Pandeglang.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Melalu Disperkimtan Terus Kebut Pembebasan Jalur Kalimalang

Dapati berita tersebut, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi sempat mengkonfirmasi atas bencana tersebut, diharapkan tidak ada korban yang hilang, dan dari tim URC Kota Bekasi dan BPBD Kota Bekasi segera dikirim kesana.

Tak lama Wali Kota Bekasi langsung bergegas ke RSUD Banten bersama beberapa Kepala Dinas dan Kepala Wilayah, Wali Kota datang ke RSUD Banten untuk melihat staf Kelurahan Pekayon Jaya yang mengalami luka parah, juga mengintruksikan segera bawa ke Kota Bekasi dan larikan ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi untuk penanganan sampai benar benar sembuh.

Baca Juga :  Ribuan Judul Buku Semarakan Bekasi Book Fair 2019

Bentuk kepedulian seorang pemimpin wilayah, ini yang juga dikatakan oleh para korban yang mengalami kejadian tsunami tersebut, bahwa Wali Kota Bekasi langsung datang ke RSUD Banten dan mengintruksikan agar segera di bawa ke Kota Bekasi.

Wali Kota mengharapkan semoga tidak ada korban yang hilang, dan juga telah mengintruksikan ke BPBD Kota Bekasi agar membantu para bantuan akibat bencana alam tersebut, serta semoga tidak ada susulan bencana dalam bentuk apapun sehingga menjadi kondusif kembali.

Menurut info selanjutnya, Ada juga beberapa ASN dari Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria yang belum ditemukan.(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:02 WIB

Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru