Area Pertambangan Direklamasi Menjadi Area Pesawahan

- Redaksi

Senin, 20 November 2017 - 20:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Wajah baru menghiasi usaha pertambangan di Kabupaten Cirebon dengan hadirnya perusahaan pertambangan, yakni PT Tekno Multi Elevator. Perusahaan tersebut adalah investor dari Jakarta yang menggarap lahan pertambangan pasir di Desa Ciawi Asih Kecamatan Susukan Lebak Kabupaten Cirebon.

Perusahaan tersebut mementahkan anggapan masyarakat yang pada umumnya menyalahkan perusahaan pertambangan. Pasalnya, selama ini mereka hanya mencari keuntungan semata dan meninggalkan bekas lahan pertambangan yang hancur dan menakutkan untuk dikunjungi. Seperti halnya eks lahan pertambangan di Blok Cimaranti Gumulung Tonggoh Kecamatan Greged yang hancur dan sudah banyak menelan Korban jiwa akibat terjatuh ke dalam kolam yang dalamnya puluhan meter.

Asta (50) seorang petani Desa Ciawi Asih saat ditemui di areal lahan pertambangan mengatakan bahwa tanah miliknya merupakan lahan kurang produktif. Sehingga, hanya bisa ditanami ubi ketela dan hasilnya tidak memuaskan. Dan secara ekonomi, hasil tani dilahannya kurang menguntungkan untuk keluarga.

“Dulu tanah milik kami kurang produktif dan kurang menguntungkan secara ekonomi karena terbatas hanya bisa ditanami ubi ketela saja dan kami sangat berterima kasih pada Perusahaan ini yang membantu para petani di sini,” ujarnya saat ditemui awak media hari Senin (20/11).

Masih menurut Asta, kini lahan pertaniannya berubah setelah dilakukan pengupasan oleh perusahaan pertambangan asal Jakarta tersebut. Karena, setelah melakukan pertambangan, PT Tekno Multi Elevator meratakan lahan pertanian menjadi lahan sawah yang bisa ditanami sampai 3 kali setiap tahunnya.

“Alhamdulillah berkat Perusahaan dari Jakarta, kini lahan sawah baru kami bisa ditanami hingga 3 kali dalam setahun. Semoga lahan kami bisa menjadi berkah untuk keluarga,” jelasnya.

Ditambahkan Asta, para petani yang memiliki lahan di lokasi pertambangan PT Tekno Multi Elevator sangat berterima kasih. Karena selain mendapatkan sewa lahan juga, mendapatkan kembali lahan produktif yaitu sawah baru. Bahkan warga di Desa Ciawi Asih juga mendapat lapangan pekerjaan selama perusahaan melakukan usaha pertambangan.

Baca Juga :  Kemarau Panjang, Warga Kesulitan Mendapat Air

“Kami para petani di sini sangat berterima kasih khususnya pada komitmen pihak perusahaan, karena petani di sini telah mendapatkan keuntungan. Jadi, selain mendapatkan lahan persawahan, kami juga mendapatkan sewa lahan,” tuturnya.

Sedangkan saat ditemui di kantornya, Ahmad selaku Staf PT. Tekno Multi Elevator mengatakan bahwa perusahaan ini mungkin yang pertama di Kabupaten Cirebon yang bersinergi dengan alam. Karena eks lahan pertambangan direklamasi menjadi lahan persawahan baru, sehingga usaha ini mendapatkan dukungan dari para pemilik lahan.

“Mungkin kami perusahaan yang pertama mereklamasi areal pertambangan menjadi areal persawahan baru, sehingga masyarakat di sini sangat mendukung kami, karena setiap 2 hektar kita reklamasi menjadi lahan persawahan,” jelasnya.

Ditambahkan Ahmad, bahwa reklamasi yang dilakukan merupakan kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat maupun Dinas Pertanian Cirebon, karena Perusahaannya berkomitmen untuk menjaga alam dan ikut serta dalam pembangunan Nasional khususnya mensuplai material pasir yang dibutuhkan dalam pembangunan, baik skala Rumah tangga maupun industri di Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Wow, di Tangan Ibu Kreatif ini, Sampah tak Berguna Disulap Menjadi Barang Bermanfaat

“Perusahaan kami tidak melulu mencari keuntungan dari ekploitasi, namun kami tetap menjaga komitmen agar alam tetap terjaga kelestariannya. Selain itu, kami merupakan pendukung pembangunan di Kabupaten Cirebon dan Nasional dalam mensuplai material untuk rumah tangga maupun industri skala nasional,” terangnya.

Masih menurut Ahmad, reklamasi ini bisa menjadi contoh di mana lahan kurang produktif bisa menjadi produktif setelah dilakukan reklamasi. Karena pada awal membuka usaha pertambangan ini, pihaknya telah menyetorkan dana reklamasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Sehingga pada saat lahan sudah mencapai batas ekploitasi yang diizinkan, maka kami melakukan reklamasinya.

“Semoga reklamasi yang kami lakukan bisa menjadi inspiring untuk masyarakat, karena perusahaan kami merupakan perusahaan pertambangan yang ramah lingkungan,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja
Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan
Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver
AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND
Pasca Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak
SMARTFREN Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota
Adira Expo Bandung 2026 Hadirkan Promo Kredit Mobil dan Motor Spesial HUT RI, Ini Daftar Keuntungannya
Pecah Rekor! XL Borong 4 Penghargaan Ookla, Resmi Jadi Jaringan Terbaik Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:49 WIB

Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja

Kamis, 3 September 2026 - 19:39 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:29 WIB

AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Pasca Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB