Supir Angkot Protes Trans Beken, DPRD Kota Bekasi Terima Aspirasi Organda

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Suasana audiensi antara perwakilan supir angkot dan Organda Kota Bekasi dengan Ketua DPRD Kota Bekasi serta jajaran terkait di gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (10/2/2026), membahas dampak operasional Trans Beken.

i

Suasana audiensi antara perwakilan supir angkot dan Organda Kota Bekasi dengan Ketua DPRD Kota Bekasi serta jajaran terkait di gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (10/2/2026), membahas dampak operasional Trans Beken.

Bekasi – Puluhan supir angkutan kota (angkot) yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi menggelar audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi di gedung wakil rakyat, Kalimalang, Selasa (10/2/2026).

Audiensi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan keberatan para supir angkot terhadap beroperasinya layanan bus Trans Bekasi Keren (Trans Beken) yang dinilai berdampak langsung terhadap penghasilan mereka.

Ketua Organda Kota Bekasi, Indra Hermawan, mengatakan bahwa audiensi ini merupakan lanjutan dari aksi damai puluhan supir angkot di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi beberapa waktu lalu.

“Audiensi hari ini adalah lanjutan dari aksi sebelumnya. Kami ingin menyampaikan langsung aspirasi teman-teman supir angkot yang terdampak dari operasional Trans Beken,” ujar Indra kepada awak media.

Indra menyebutkan, supir angkot dari sejumlah trayek seperti K.25, K.30, K.01, K.10, dan K.07 menuntut agar DPRD Kota Bekasi memperjuangkan aspirasi mereka kepada Pemerintah Kota Bekasi.

Baca Juga :  Haikal Maju Lewat Gerindra Kota Bekasi

Menurutnya, para supir angkot tidak menolak kemajuan transportasi modern, namun menuntut adanya kesetaraan dan keadilan dalam penerapan kebijakan.

“Kami tidak alergi dengan kemajuan. Tapi yang menjadi keberatan utama adalah bus Trans Beken masih digratiskan. Bagaimana kami bisa bersaing jika armada kami seadanya, sementara Trans Beken gratis dengan bus yang nyaman,” tegas Indra.

Ia juga menyesalkan sikap Pemkot Bekasi yang dinilai tidak pernah melibatkan para pelaku transportasi konvensional dalam proses perencanaan dan peluncuran Trans Beken.“Kami tidak pernah diajak berdialog atau diskusi sebelumnya. Padahal kami bagian dari sistem transportasi Kota Bekasi,” tambahnya.

Baca Juga :  PDAM Tirta Dharma Ayu Perbaik IPA Lobener yang Mengalami Kebocoran

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan supir angkot dan Organda diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi. Mereka berharap DPRD dapat menjadi jembatan komunikasi antara para supir angkot dan Pemerintah Kota Bekasi.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada DPRD sebagai wakil rakyat untuk menindaklanjuti aspirasi ini,” pungkas Indra. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan
Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026
Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata
Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:17 WIB

2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami