Ahmadi Madonk Diserang Isu, Warga Pasang Badan: Ini Soal Pengawasan”

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papang Fauzi, tokoh pemuda sekaligus Wakil Ketua 1 Karang Taruna Kecamatan Jatiasih, angkat suara. Ia menilai bahwa justru kritik semacam ini menunjukkan bahwa wakil rakyat masih menjalankan fungsinya secara benar.

i

Papang Fauzi, tokoh pemuda sekaligus Wakil Ketua 1 Karang Taruna Kecamatan Jatiasih, angkat suara. Ia menilai bahwa justru kritik semacam ini menunjukkan bahwa wakil rakyat masih menjalankan fungsinya secara benar.

“Yang berkembang sekarang malah menyedihkan. Kritik substansial dibelokkan jadi seolah motifnya karena tidak dilibatkan. Ini cara-cara murahan untuk membungkam kritik dan menjauhkan publik dari persoalan sebenarnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Papang menilai bahwa justru kritik dari dewan harus ditindaklanjuti secara serius, bukan dicurigai apalagi dijadikan bahan kampanye hitam.

Baca Juga :  Rahmawati : Sistem PPDB Online 2017, Mengganggu Warga Masyarakat Khususnya Kota Bekasi

Hal senada disampaikan oleh Agus Aken, Ketua RT di Kelurahan Jatikramat. Ia tidak melihat ada masalah dalam penyampaian kritik dari anggota DPRD, selama itu bertujuan memperbaiki proses dan menghindari konflik di masyarakat.

“Asal warga dan RT/RW sepakat, proses PTSL bisa jalan. Tapi dewan tetap harus kontrol. Jangan seolah kalau ada yang mengkritik, langsung dianggap punya niat lain. Itu cara pikir yang keliru,” kata Agus.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Tandatangani Nota Kesepakatan Gerakan Menuju Smart City

Kritik terhadap program PTSL bukan hal baru. Di berbagai daerah, pelaksanaannya sering menuai keluhan, mulai dari dugaan pungli hingga ketidakterbukaan informasi. Dalam konteks ini, fungsi kontrol DPRD menjadi krusial.

Baca Juga :  Kinerja Dewan Harus Didukung Anggaran

Pertanyaannya, mengapa ketika anggota dewan menjalankan tugasnya, justru di-framing negatif? Apakah ini bentuk ketakutan terhadap pengawasan, atau ada yang merasa terganggu karena zona nyaman mulai terusik?. (adv)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami